alexametrics

IHSG Sesi Pagi Terdongkrak Dekati Level 6.500, Bursa Asia Mendaki

loading...
IHSG Sesi Pagi Terdongkrak Dekati Level 6.500, Bursa Asia Mendaki
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan akhir pekan, Jumat (25/1/2019) terus melaju pada zona hijau untuk melanjutkan tren positif sejak kemarin. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan akhir pekan, Jumat (25/1/2019) terus melaju pada zona hijau untuk melanjutkan tren positif sejak kemarin. Sesi pagi perdagangan, IHSG dibuka menguat 31,680 poin atau setara 0,49% menjadi 6.498,33.

Raihan bursa saham Tanah Air mengawali akhir pekan, lebih baik dari sebelumnya. Pada akhir sesi, Kamis kemarin IHSG berakhir bertenaga pada posisi 6.466,65 usai mendapatkan dorongan 15.48 poin atau 0,24%.

Kenaikan IHSG pagi ini didorong antara lain oleh peningkatan harga saham emiten berkapitalisasi pasar di atas Rp300 triliun, yaitu Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), H.M. Sampoerna Tbk (HMSP), Bank Mandiri Tbk (BMRI), dan Bank Central Asia Tbk (BBCA).



Hingga pukul 09.11 WIB, harga saham TLKM naik 0,78% jadi Rp3.890 per unit. Adapun harga saham BBRI naik 0,79% ke Rp3.820, HMSP naik 0,54% jadi Rp3.730, BMRI naik 0,66% ke Rp7.525, dan BBCA naik 0,46% jadi Rp27.425 per saham.

Di sisi lain saham-saham pada wilayah Asia menanjak naik pada Jumat pagi, meskipun ketidakpastian masih membayangi atas negosiasi perdagangan Amerika Serikat dan China dalam upaya menghentikan perang dagang. Terpantau, Komposit Shanghai naik sekitar 0,7% untuk mengiringi lompatan Komposit Shenzhen hingga 0,171%.

Indeks Hang Seng di Hong Kong mendapatkan tambahan sebesar 1%. Saham raksasa teknologi China Tencent menguat mencapai 1,45%. Sedangkan indeks Nikkei Jepang mendapatkan dorongan tipis 0,9% untuk mengiringi indeks Topix yang juga merayap naik 0,81% ditopang lonjakan saham Softbank Group hingga 0,82%.

Sebelum pasar dibuka, data resmi menunjukkan harga konsumen inti di Tokyo naik 1,1% secara YoY pada periode Januari, mengalahkan perkiraan kenaikan 0,9% yang diprediksi dalam jajak pendapat Reuters. Ukuran inflasi bertanggung jawab atas produk minyak, tetapi tidak termasuk harga makanan segar.

Peningkatan juga terpantau terjadi di indeks Kospi, Korea Selatan mencapai 0,67% karena saham industri kelas berat Samsung Electronics dan produsen chip SK Hynix memperpanjang kenaikan sejak kemarin. Bursa patokan Australia, ASX 200 naik sekitar 0,76% dengan sebagian besar sektor mencetak kenaikan.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak