alexametrics

Arab Saudi Beli Buah dan Sayuran Indonesia Senilai Rp77 Miliar

loading...
Arab Saudi Beli Buah dan Sayuran Indonesia Senilai Rp77 Miliar
Perusahaan dagang Arab Saudi Maula Al Dawilah Trading & Co mengimpor sayur dan buah dari Indonesia senilai Rp77 miliar. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Perusahaan Arab Saudi Maula Al Dawilah Trading & Co membeli produk buah dan sayuran Indonesia senilai USD5,35 juta atau sekitar Rp77 miliar selama satu tahun.

"Impor buah dan sayuran khas Indonesia yang dilakukan importir Arab Saudi yaitu Maula Al Dawilah Trading & Co memudahkan masyarakat Indonesia yang tinggal di sana untuk mendapatkan produk-produk tersebut," ujar Kepala Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Jeddah Gunawan di Jakarta, Selasa (29/1/2019).

Produk-produk yang diimpor itu merupakan hasil pertanian dan perkebunan dari Indonesia, antara lain buah naga, durian, pisang, mangga, pepaya, nangka, sirsak, rambutan, salak, manggis, belimbing, bahan sayur-sayuran, lengkuas, cabai, kemiri, bawang merah, bawang putih, jahe, kayu manis, tanaman apotek hidup, daun kelapa, buah kelapa, petai, dan jengkol.



Selain itu, Maula Al Dawilah Trading & Co juga mengimpor aneka makanan olahan seperti kerupuk, kacang dan produk olahan kacang, biskuit, aneka kopi, minuman sereal Energen, gula merah, kopi Good Day, produk mi dan bihun, tepung beras, tepung jagung, kecap sedap, santan cair Kara, buah- buahan kaleng, tuna, serta kedelai.

Maula Al Dawilah Trading & Co mendatangkan buah-buahan dari Indonesia secara rutin sebanyak 3-5 ton setiap minggunya atau sebanyak 130-170 ton setiap tahun melalui kargo udara dengan proses pengiriman selama dua hari. Sedangkan untuk produk makanan dan minuman (mamin) olahan serta buah dan sayur yang tahan lama, pengirimannya dilakukan melalui kapal laut selama 15-20 hari.

Menurut Gunawan, dari total impor yang dilakukan Maula Al Dawilah Trading & Co, sekitar 70% merupakan produk Indonesia. Sedangkan 30% sisanya merupakan produk-produk dari Malaysia, Thailand, Vietnam, dan Filipina.

Maula Al Dawilah Trading & Co mempunyai dua gudang besar yang berada di Jeddah dan Dammam untuk memenuhi kebutuhan produk Indonesia di Arab Saudi. Gudang yang berada di Jeddah digunakan untuk memenuhi permintaan produk Indonesia di Arab Saudi bagian barat. Sedangkan gudang yang terletak di Dammam digunakan untuk memenuhi kebutuhan di bagian timur Arab Saudi.

Konsul Jenderal Republik Indonesia (Konjen RI) Jeddah M Hery Saripudin menambahkan, sebagai upaya membantu Maula Al Dawilah Trading & Co mendapatkan pasokan produk pertanian, perkebunan, dan makanan olahan dari Indonesia, ITPC dan KJRI Jeddah akan meningkatkan penetrasi pasar produk pertanian Indonesia. Salah satunya dengan mengajak untuk berpartisipasi pada pameran haji dan umrah di Balai Nusantara KJRI Jeddah pada 24-26 Januari 2019.
(fjo)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak