alexametrics

Aksi Demo Mantan Awak Mobil Tangki Dinilai Politis

loading...
Aksi Demo Mantan Awak Mobil Tangki Dinilai Politis
Aklsi demo berkepanjangan mantan awak mobil tangki PT Garda Utama Nasional di depan Istana Negara dinilai politis. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Aksi sejumlah mantan awak mobil tangki (AMT) di depan Istana Negara, Jakarta, dinilai sarat kepentingan politik. Selain karena mantan AMT tidak bersedia menerima tawaran dari PT Garda Utama Nasional (PT GUN) untuk dipekerjakan kembali, aksi tersebut dilakukan menjelang momen Pemilu.

"Kemungkinan mereka dimanfaatkan untuk kepentingan politik tentu ada," kata pengamat politik Universitas Indonesia (UI) Arbi Sanit dalam keterangan tertulisnya, Rabu (30/1/2019).

Dia menambahkan, aksi tersebut juga dimanfaatkan oleh para mantan AMT untuk untuk mencapai tujuan ekonomi mereka sendiri. Apalagi, mereka berdemo di depan Istana yang sudah pasti ditujukan untuk memancing perhatian publik.



"Jika benar murni, ketika PT GUN berusaha memberi solusi dengan melalui mediasi, tentu akan diterima. Faktanya, mereka justru menolak. Ini aneh," kata Arbi.

Sementara itu, Manajer HRD PT GUN Hernovian mengatakan, peserta aksi demo tersebut adalah mantan karyawan PT GUN dan sama sekali tidak terkait dengan PT Pertamina (Persero). Itu sebabnya, menurut Hernovian, tuntutan karyawan terhadap Pertamina adalah salah alamat.

PT GUN, kata dia, sudah melakukan mediasi dengan mantan karyawan mereka itu. Tetapi, mantan AMT tersebut tidak bersedia menerima solusi yang ditawarkan PT GUN untuk bekerja kembali di perusahaan tersebut.
(fjo)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak