alexametrics

BUMN Ini Sukses Roketkan Laba dari Rp9 Juta Menjadi Rp21 Miliar

loading...
BUMN Ini Sukses Roketkan Laba dari Rp9 Juta Menjadi Rp21 Miliar
Direktur Utama PT HIN (Persero), Iswandi Said (dua dari kiri) saat memberikan keterangan seputar kinerja perseroan di Jakarta. Foto/SINDOnews/Muh Iqbal Marsyaf
A+ A-
JAKARTA - PT Hotel Indonesia Natour (Persero) atau HIN, kini berhasil menjelma menjadi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang mencatat keuntungan. Padahal sebelumnya, perusahaan yang bergerak di jasa perhotelan itu selalu "berdarah-darah".

Di tangan dingin manajemen baru, HIN sukses menyehatkan operasionalnya. "Kami diserahkan mengurus perusahaan pada akhir 2015. Saat itu, kerugaian perusahaan mencapai Rp113 miliar. Tahun 2016, kami canangkan sebagai masa recovery dengan menekankan bahwa kerugian harus bisa tekan. Hasilnya tahun itu, manajeman berhasil menekan kerugian menjadi hanya Rp89 miliar," terang Direktur Utama PT HIN, Iswandi Said di Jakarta, Kamis (31/1/2019).

Kemudian, lanjut dia, tahun 2017, manajemen menyebutnya sebagai masa turn around. Hasilnya HIN sukses mencatat laba, walaupun sangat kecil, yakni Rp9 juta. "Dan tahun lalu, kami mencatat kenaikan laba dari Rp9 juta menjadi Rp21 miliar," katanya bangga.



Peningkatan keuntungan signifikan tersebut berhasil diraih berkat berbagai langkah, program, dan kegiatan yang dilaksanakan di seluruh aspek kegiatan perusahaan. Mulai dari penataan dan pengembangan berbagai sarana dan fasilitas hotel, peningkatan aspek pelayanan, pengembangan budaya perusahaan (corporate culture), pengembangan sistem human capital, serta peningkatan dan pengembangan program pemasaran perusahaan.

Salah satu fokus pengembangan program pemasaran yang dilaksanakan adalah penerapan strategi marketing 4.0. Strategi ini diawali dengan pengelolaan "customer engagement" secara online dan memanfaatkan review dari pelanggan sebagai bahan perbaikan dan peningkatan pelayanan.

Melalui berbagai program dan kegiatan yang dilaksanakan tersebut, tahun lalu HIN berhasil meningkatkan tingkat okupansi kamar (occupancy rate) sebesar 6,02 poin menjadi 69%. Sedangkan jumlah kamar yang terjual mengalami peningkatan 9,97%, terutama peningkatan tamu turis domestik maupun mancanegara. "Penjualan secara online mengalami peningkatan sebesar 40,36%," imbuh Iswandi.

Sesuai berbagai peningkatan yang berhasil dicapai, pendapatan perusahaan juga mengalami peningkatan menjadi Rp41,752 miliar pada 2018 atau mengalami peningkatan 101%.

Iswandi menuturkan, selain berbagai peningkatan kinerja yang signifikan, pada 2018 HIN juga mendapat kepercayaan menangani dan mendukung berbagai event internasional. Antara lain, melaksanakan pengelolaan layanan jasa pada event pra atau "Inviting Asian Games", acara pertemuan tahunan World Bank-IMF, di mana salah satu hotel HIN, Inaya Putri Bali menjadi "official hotel" bagi para delegasi IMF dan World Bank. Kemudian ada kegiatan general assembly event konperensi internasional wanita (UN ICW) di Hotel Grand Inna Malioboro, Yogyakarta.

Melalui inovasi dan berbagai program yang dilaksanakan, pada tahun 2018 HIN berhasil meraih berbagai awards/penghargaan. Beberapa di antaranya, The Best CEO BUMN Strategic Networking, Digital Branding Terbaik Sektor Financial & Hospitality, Enhancing Competitiveness Through Technology Sektor Financial & Hospitality, The 9th Indonesia Travel & Tourism Award 2018/2019, dan masih banyak lainnya.

Perkenalkan Loyalty Program
Sejalan dengan program transformasi, dimana tahun 2019 merupakan tahapan untuk mengembangkan HIN menjadi Leading Company, maka sebagai apresiasi terhadap para stakeholder serta sebagai upaya meningkatkan engagement customers, maka HIN memperkenalkan program loyalitas pelanggan (loyalty program), bernama Hotel Indonesia Group Hospitality Rewards alias HIGH Rewards.

"Program loyalitas pelanggan ini hadir dalam tiga kategori, yaitu High Rewards Loyalty Program yang merupakan program loyalitas berbasis poin. Di sini, poin akan diberikan kepada anggota yang melakukan transaksi atau bermalam di hotel anggota Hotel Indonesia Group," kata Sakti Prameswari, VP Sales & Marketing PT HIN.

Poin yang dikumpulkan dapat dipergunakan untuk membayar sebagian biaya kamar. Atau apabila poin mencukupi, maka dapat dipergunakan untuk membayar seluruh biaya kamar.

Poin yang terkumpul juga akan menentukan status keanggotaan, mulai dari Blue, Silver, Gold, dan Platinum. Semakin sering menginap, semakin tinggi status keanggotaannya, dan akan semakin mendapat banyak benefits. Misalnya, free upgrade, early check-in, late check-out, jaminan ketersediaan kamar, penawaran khusus anggota, undangan ke event-event bergengsi dan masih banyak lagi.

"Untuk menjadi anggota HIGH Rewards dapat dilakukan secara gratis dan mudah. Cukup dengan mendaftarkan diri di website www.hotelindonesiagroup.co.id atau mengisi formulir di hotel-hotel jaringan HIG yang berpartisipasi," ajaknya.

Lalu ada pula HIGH Privilege Loyalty Program yang merupakan program kepada para mitra strategis dari manajemen/direksi. Para pemegang "HIGH Privilege Loyalty Program" akan mendapatkan privilege untuk menggunakan sarana "Fast Track" di berbagai tempat/fasilitas.

Terakhir, HIGH Pro Loyalty Program. Ini merupakan program retensi pelanggan yang secara khusus diberikan kepada para bookers, seperti sekretaris dan event organizer (EO) sebagai apresiasi atas advocacy mereka untuk mengutamakan jaringan Hotel Indonesia Group dalam kegiatan MICE yang dilaksanakan.

"Melalui peluncuran HIGH Loyalty Program, HIN berharap dapat lebih memberikan nilai tambah dan semakin meningkatkan engagement customers dan stakeholders terhadap Hotel Indonesia Group," pungkas Sakti.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak