alexametrics

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Buat Rupiah Berkibar di Rp13.920/USD

loading...
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Buat Rupiah Berkibar di Rp13.920/USD
Rupiah hari ini ditutup menguat 41 poin. Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2018 sebesar 5,17%, yang lebih tinggi dibanding dua tahun belakangan, semakin memberi daya bagi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD).

Dalam perdagangan di pasar uang, data Yahoo Finance mencatat rupiah pada Rabu (6/2/2019) ditutup menguat 35 poin atau 0,25% ke level Rp13.915 per USD, berbanding penutupan Senin lalu di Rp13.950 per USD. Sepanjang Rabu ini, rupiah diperdagangkan di Rp13.885-Rp13.971 per USD.

Indeks Bloomberg mencatat kurs rupiah pada Rabu ini, ditutup berkibar 41 poin atau 0,30% ke level Rp13.920 per USD, dibanding penutupan Senin lalu di Rp13.961 per USD. Rabu ini, mata uang kecintaan kita diperdagangkan di Rp13.895-Rp13.950 per USD.



Penguatan sebesar 0,30% menjadikan rupiah sebagai mata uang digdaya di Asia pada hari ini. Kemudian diikuti yen Jepang yang menguat 0,29% menjadi 109,64 yen, won Korea Selatan terapresiasi 0,16% menjadi 1.120 won, ringgit Malaysia yang naik 0,06% menjadi 4,09 ringgit dan baht Thailand yang juga menguat 0,06% menjadi 31,23 baht.

Sementara yuan China memimpin melemahan sebesar 0,69% menjadi 6,742 per USD, dolar Singapura tekor 0,16% menjadi 1,3539, dan rupee India melemah 0,04% ke level 71,60 rupee per USD.

Adapun dolar Amerika Serikat pada Rabu ini diperdagangjan stabil, merespon pidato kenegaraan Presiden AS Donald Trump yang membahas masalah perdagangan dan anggaran. Melansir Reuters, Trump mengatakan setiap perjanjian dagang dengan China harus mencakup perubahan struktural yang nyata sehingga bisa mengakhiri praktik perdagangan yang tidak adil, mengurangi defisit perdagangan, dan melindungi tenaga kerja AS.

"Pidato Trump tidak mengandung kejutan," ujar ekonom senior di Sumitomo Mitsui Trust, Ayako Sera. Sehingga hasil ini membuat indeks USD terhadap enam mata uang utama, stabil di level 96,072, setelah sempat menyentuh level tertinggi hampir dua minggu di 96,135 pada sesi sebelumnya.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak