alexametrics

Tahun Politik, Ekonom Khawatir Investasi Bakal Tersendat

loading...
Tahun Politik, Ekonom Khawatir Investasi Bakal Tersendat
Arus investasi diperkirakan tersendat di tahun politik ini karena investor bersikap menunggu. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Ekonom Senior Institute for Development of Economics and Finance (Indef) M Nawir Messi menilai, arus investasi yang masuk pada 2019 akan tersendat, terutama di semester pertama saat pelaksanaan pesta demokrasi Pemilu dan Pilpres. Pasalnya, investor cenderung akan menunggu dan melihat (wait and see) sebelum melakukan investasi.

"Saya kira kalau kita lihat semester pertama pasti tidak akan bergerak dengan baik, di tahun politik investor wait and see, melihat apa yang terjadi setelah Pemilu," ujar Nawir Messi di Jakarta, Kamis (7/2/2019).

Meski demikian, tutur Nawir, pada semester selanjutnya para investor akan mulai bergerak dan menanamkan investasinya di Indonesia. Akan tetapi, kata dia, kebanyakan investor bakal berasal dari dalam negeri.



"Tahun 2019 saya kira masih akan tetap moderat kelangsungannya, karena praktis kita tidak melihat akan ada perbaikan atau tidak ada perubahan sikap investor dari Januari-Juli. Juli baru akan kita lihat perubahan," ujarnya.

Nawir pun menambahkan, investasi di Indonesia kini juga terasa sulit meskipun sudah banyak kemudahan dari pemerintah melalui paket kebijakan ekonomi. Pasalnya, paket kebijakan tersebut tidak dijalankan searah oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

"Artinya, apa yang dijalankan pemerintah pusat tidak diikuti oleh pemerintah daerah. Banyak kasus, investor dapat approval dari pusat tapi di daerah hilang. Mereka nunggu 2-3 tahun tidak ada persetujuan di daerah. Karena itu isu besarnya adalah kordinasi pusat dan daerah. Barang termahal di republik ini adalah koordinasi," pungkasnya.
(fjo)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak