alexametrics

Rupiah Ditutup Lesu, Prospek Curam Negosiasi AS-China Bikin Dolar Naik

loading...
Rupiah Ditutup Lesu, Prospek Curam Negosiasi AS-China Bikin Dolar Naik
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada akhir perdagangan, Senin (11/2/2019) masih lesu untuk terus merosot di kisaran level Rp14.035/USD. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada akhir perdagangan, Senin (11/2/2019) masih lesu untuk terus merosot di kisaran level Rp14.035/USD. Setelah sempat membaik, rupiah kemudian berbalik tertekan untuk mengiringi dolar yang menanjak naik di awal pekan.

Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah merosot hingga Rp14.035/USD atau memburuk dari sebelumnya Rp13.960/USD. Pergerakan harian rupiah pada pertengahan Februari 2019 berada pada posisi Rp13.960 hingga Rp14.045/USD.

Posisi rupiah melihat data Bloomberg, pada perdagangan spot exchange juga jatuh cukup dalam ke level Rp14.034/USD dibandingkan sesi akhir pekan kemarin Rp13.955/USD. Rupiah hari ini bergerak di kisaran Rp13.985-Rp14.047/USD.



Berdasarkan data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah juga tenggelam hingga bertengger pada posisi Rp14.030/USD atau tidak lebih baik dari sebelumnya yang sempat membaik. Sentimen eksternal diyakini membuat dolar tak berdaya saat dolar semakin berjaya mendekati posisi terbaiknya.

Menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan pada level penyusutan menjadi Rp13.995/USD untuk menjadi sinyal keterpurukan mata uang Garuda. Posisi ini memperlihatkan rupiah masih fluktuatif usai kemarin Rp13.992/USD.

Dolar sementara itu seperti dilansir Reuters, menanjak naik pada perdagangan Senin seiring kekhawatiran atas kelanjutan negosiasi perdagangan Amerika Serikat (AS) dan China kembali mencuat. Investor menyakini pembicaraan lanjutan AS-China pekan ini tidak akan menyembuhkan keretakan perdagangan antara dua ekonomi terbesar dunia.

Greenback sedang terangkat oleh daya tarik safe haven karena investor khawatir tentang perlambatan ekonomi global yang tajam. Tren kenaikan dolar AS menuju level terbaiknya yang berturut-turut dalam delapan hari. Indeks dolar yang mengukur nilainya versus enam mata uang utama, sedikit lebih tinggi di 96,74.

Pada Senin pagi, ketika pasar China dibuka kembali setelah liburan satu minggu, dolar 0,5% lebih tinggi terhadap yuan di 6,7753 sementara yuan relatif tidak berubah pada level 6,7808. Selanjutnya Euro sedikit lebih rendah versus greenback pada posisi 1,1322 saat berhadapan dengan USD sementara Aussie 0,1% lebih tinggi menjadi 0,7096, setelah kehilangan 2,2%.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak