alexametrics

Genjot Devisa, Ekspor Industri Automotif Terus Dipacu

loading...
Genjot Devisa, Ekspor Industri Automotif Terus Dipacu
Kemenperin terus mendorong ekspor automotif untuk mendongkrak devisa hasil ekspor. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memacu industri automotif nasional untuk gencar melakukan ekspor. Peningkatan ekspor oleh industri autmotif diyakini akan turut memperbaiki neraca perdagangan nasional.

Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartato mengatakan, industri automotif merupakan sektor yang cepat menghasilkan devisa melalui peningkatan ekspor. Dia menambahkan, struktur manufakturnya pun sudah dalam, mulai dari industri baja, kimia, kaca, hingga ban. Kepercayaan internasional terhadap produk automotif nasional pun dinilai sudah tinggi.

"Daya saing industri automotif kita juga didukung dengan jumlah tenaga kerja dan sektor jasa terkaitnya yang cukup banyak. Tahun kemarin, ekspor mobil CBU sudah lebih dari 264.000 unit dan yang bentuk CKD sekitar 82.000 unit, sehingga total melampaui 346.000 unit dengan nilai USD4 miliar dan tambahan dari ekspor komponen automotif senilai USD2,6 miliar," ujar Airlangga di Jakarta, Selasa (12/2/2019).



Dia menambahkan, Indonesia juga akan menjadi hub bagi manufaktur industri automotif, yang kini sedang bersaing dengan India.

"Kita punya Detroit-nya Indonesia di Bekasi, Karawang dan Purwakarta, di mana strukturnya sudah dalam mulai tier 1, 2, sampai 3. Selain itu, investasi industri automotif juga terus bertambah," tandasnya.
(fjo)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak