alexametrics

Bakal Ambil Tindakan, OJK Tegaskan Tidak Tolerir Fintech Ilegal

loading...
Bakal Ambil Tindakan, OJK Tegaskan Tidak Tolerir Fintech Ilegal
Media briefing oleh Ketua Satgas Waspada Investasi Tongan Tobing mengenai temuan fintech lending ilegal di Jakarta, Rabu (13/2/2019). Foto/Rina Anggraeni
A+ A-
JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan tidak akan mentolerir keberadaan perusahaan fintech ilegal yang telah menyengsarakan nasabahnya. Terlebih, baru-baru ini ada nasabah pinjaman online ilegal yang bunuh diri akibat tak kuat menanggung jeratan utang fintech ilegal.

Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam Tobing menegaskan, fintech ilegal hanya mengambil keuntungan nasabah dengan cara-cara yang tidak mendapatkan persetujuan dari OJK.

"Karena fintech ilegal itu seharusnya tidak boleh mengontak melalui HP dan tidak bisa mengakses file atau gambar di HP. Fintech ilegal ini yang menjadi penyebab, dan kami tidak mentolerir," tegas Tongam Tobing di Jakarta, Rabu (13/2/2019).



Dia pun mengatakan bahwa pihaknya akan mendalami kasus yang membuat nasabah fintech ilegal tersebut sampai bunuh diri. Satgas Waspada Investasi OJK menurutnya sangat prihatin dengan kondisi ini.

"Kami turut bela sungkawa. Melihat kondisi ini, kami dari OJK dan asosiasi akan melakukan pendalaman dan mengumpulkan informasi mengenai kegiatan yang dilakukan fintech ilegal ini. Akan ada tindakan," cetusnya.

Saat ini, sambung dia, OJK berharap agar kasus ini tidak terulang lagi. Karena itu, Tongam berharap masyarakat semakin sadar dan mengetahui bahayanya fintech ilegal tersebut.

"Ini menjadi pembelajaraan bagi kita. Kalau butuh pinjaman itu hendaknya masuk ke fintech yang terdaftar. Karena masih banyak yang tidak tahu," tuturnya.
(fjo)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak