alexametrics

Taspen Targetkan Laba Bersih Tahun 2019 Sebesar Rp325 Miliar

loading...
Taspen Targetkan Laba Bersih Tahun 2019 Sebesar Rp325 Miliar
Direktur Utama PT Taspen, Iqbal Latanro (batik merah) dan jajaran direksi pada publik expose di kantor pusat PT Taspen Jakarta. Foto/SINDOnews/Arief Sinaga
A+ A-
JAKARTA - PT Taspen (Persero) mencatat laba bersih sebesar Rp271,5 miliar sepanjang tahun 2018, alias turun 62,37% dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp721,7 miliar.

Meski demikian, perseroan optimistis kinerja keuangan tahun ini akan mengalami perbaikan. Untuk itu, Taspen menargetkan dapat membukukan laba bersih sebesar Rp325 miliar di 2019.

Direktur utama Taspen, Iqbal Latanro, mengatakan target ini hanya naik tipis dari capain laba bersih tahun lalu. Hal ini mengingat perekonomian tahun ini masih dipengaruhi iklim politik.



Iqbal menekankan, Pilpres 2019 mempengaruhi perekonomian nasional sebab investor lebih wait and see dalam menanamkan dananya. Hal ini juga berpengaruh pada pergerakkan pasar modal Indonesia. Padahal 45% pendapatan perseroan berasal dari investasi.

"Karena masih ada pemilu 2019 ya. Jadi kami pergerakannya harus hati-hati pada tahun ini," katanya pada awak media di Kantor Taspen, Jakarta, Kamis (14/2/2019).

Adapun laba bersih tahun ini, menurut Direktur Keuangan Taspen, Helmi Imam Satriyono, bakal digenjot dengan memperkaya produk yang ditawarkan pada masyarakat, manajemen risiko dalam berinvestasi.

"Sehingga dapat memilik produk (investasi) yang menarik dan aman, namun memberi hasil yang optimal," imbuhnya.

Peran anak usaha pada kinerja perseroan pun akan digenjot. Tahun lalu, anak usaha yakni Taspen Properti Indonesia, Taspen Life serta Bank Mandiri Taspen memberikan kontribusi pendapatan sebesar 4,5% dan laba sebesar 34%.

"Mulai tahun ini, kontribusi anak usaha sudah mulai terasa. Tapi kami harapkan kedepan bisa berkontribusi lagi," katanya.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak