Fluktuasi Harga Saham, Begini Strategi Investasi yang Tepat
Jum'at, 17 Mei 2024 - 23:37 WIB
loading...
Strategi investor pemula saat akan menentukan sektor dan waktu yang tepat memulai investasi saham. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Penurunan IHSG lebih dari 3% sejak awal tahun membuat para investor saham cemas. Terutama bagi investor pemula saat akan menentukan sektor dan waktu yang tepat memulai investasi.
"Koreksi yang terjadi saat ini lebih disebabkan oleh ekspektasi bahwa suku bunga akan tetap tinggi untuk waktu yang lebih lama," ujar Head of Investment Research Moduit Manuel Adhy Purwanto dalam siaran pers, Jumat (17/5/2024).
Dia mengatakan risiko kenaikan inflasi juga masih menghantui pasar akibat ketidakpastian yang ditimbulkan oleh memanasnya konflik antara Iran dan Israel. Hal ini menyebabkan nilai rupiah melemah terhadap dolar AS dan memicu aksi jual di pasar saham.
Namun, terdapat peluang di saham-saham yang mungkin diuntungkan oleh kondisi ini, seperti saham komoditas. Meskipun demikian, berinvestasi saham tidaklah semudah itu karena memerlukan banyak pertimbangan agar hasilnya optimal.
Manuel menambahkan banyak aspek yang perlu dipertimbangkan dalam berinvestasi saham, seperti analisis makroekonomi, fundamental perusahaan, analisis teknikal, hingga money management. Hal itu untuk menentukan porsi trading guna meminimalkan risiko dan memaksimalkan peluang yang bisa dicapai.
"Koreksi yang terjadi saat ini lebih disebabkan oleh ekspektasi bahwa suku bunga akan tetap tinggi untuk waktu yang lebih lama," ujar Head of Investment Research Moduit Manuel Adhy Purwanto dalam siaran pers, Jumat (17/5/2024).
Dia mengatakan risiko kenaikan inflasi juga masih menghantui pasar akibat ketidakpastian yang ditimbulkan oleh memanasnya konflik antara Iran dan Israel. Hal ini menyebabkan nilai rupiah melemah terhadap dolar AS dan memicu aksi jual di pasar saham.
Namun, terdapat peluang di saham-saham yang mungkin diuntungkan oleh kondisi ini, seperti saham komoditas. Meskipun demikian, berinvestasi saham tidaklah semudah itu karena memerlukan banyak pertimbangan agar hasilnya optimal.
Manuel menambahkan banyak aspek yang perlu dipertimbangkan dalam berinvestasi saham, seperti analisis makroekonomi, fundamental perusahaan, analisis teknikal, hingga money management. Hal itu untuk menentukan porsi trading guna meminimalkan risiko dan memaksimalkan peluang yang bisa dicapai.
Lihat Juga :