alexametrics

Tarif Tiket Pesawat Tinggi, Penumpang Bandara Adisutjipto Turun 10%

loading...
Tarif Tiket Pesawat Tinggi, Penumpang Bandara Adisutjipto Turun 10%
Kenaikan tarif penerbangan belakangan ini berdampak pada penurunan, baik penumpang maupun kargo di bandara internasional Adisutjipto, Yogyakarta. Foto/Ilustrasi
A+ A-
SLEMAN - Kenaikan tarif penerbangan belakangan ini berdampak pada penurunan, baik penumpang maupun kargo di bandara internasional Adisutjipto, Yogyakarta. Dimana untuk penumpang mencapai 10% sedangkan kargo hingga 20%.

“Penurunan ini mulai terjadi Januari hingga Februari ini,” kata General Manager (GM) Angkasa Pura (AP) I Yogyakarta, Agus Pandu Purnama usai pembukaan turnamen SSB U-10 di lapangan NDB AP 1 Yogyakarta, Jalan Yogya-Solo, Maguwoharjo, Depok, Sleman, Sabtu (16/2/2019).

Sambung dia menjelaskan secara umum untuk penurunan ini, ada tiga faktor. Selain penyesuian tarif, juga layanan darat, yaitu adanya tol dan kereta api (KA) yang terus membaik serta cuaca, meskipun untuk cuaca sudah ada prosedur tersendiri bagi penerbangan.



Termasuk bulan Januari-Februari merupakan musim low season. Bahkan untuk low season ini juga berdampak pada okupansi hotel dan wisata. “Biasanya nanti Maret-April mulai ada peningkatan lagi dan berlanjut sampai lebaran,” jelas alumni AAU 1990 itu.

Menurut Pandu, hal ini bisa dilihat jika dibandingkan Januari, baik kargo maupun penumpang pada bulan Februari ini ada peningkatan, yaitu 3,7% untuk kargo dan 4,7% untuk penumpang. Hanya saja jika dibandingkan diluar low season memang masih ada penurunan.

Misalnya untuk penumpang, jika di luar low season saat puncak penerbangan bisa mencapai 20 ribu penumpang per hari, untuk saat ini hanya 18 ribu penumpang perhari. “Tapi kami optimal mulai Maret-April sampai menjelang Lebaran sudah akan kembali normal. Bahkan untuk lebaran sudah bisa mengajukan ekstra flight,” terangnya.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak