alexametrics

Ledakan di Mall Taman Anggrek, PGN Pastikan Jaringan Pipa Aman

loading...
Ledakan di Mall Taman Anggrek, PGN Pastikan Jaringan Pipa Aman
PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) memastikan jaringan pipa milik perusahaan tak terdampak ledakan di Mall Taman Anggrek. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) memastikan jaringan pipa dan fasilitas gas bumi PGN yang berada di sekitar Mall Taman Anggrek, Jakarta Barat aman dan tidak terdampak ledakan yang terjadi di mal tersebut. Berdasarkan data GIS dan synergi, jarak lokasi ledakan terhadap aset PGN adalah 61 meter.

"Setelah mendapatkan laporan mengenai terjadinya ledakan di Taman Anggrek, Tim Gas Management Centre GDMR 1 PGN (Tim PGN) meluncur ke lokasi untuk memastikan pipa dan fasilitas gas PGN tidak terkena risiko kebakaran dari ledakan," kata Sekretaris Perusahaan PGN, Rachmat Hutama melalui keterangan resmi perusahaan, Rabu (20/2/2019).

Seperti diberitakan oleh sejumlah media online, telah terjadi ledakan di salah satu bagian Food Court yang berada di dalam Mall Taman Anggrek. Pemberitaan menyebutkan, ledakan berasal dari pipa gas yang disebabkan oleh tenant food court yang sedang melakukan proses pekerjaan renovasi.



Rachmat mengatakan, berdasarkan pengecekan awal data pelanggan, Mall Taman Anggrek bukan merupakan pelanggan gas PGN. Untuk di wilayah tersebut, pusat perbelanjaan yang sudah menjadi pelanggan PGN adalah Mall Central Park dan Ciputra (Citraland), Jakarta Barat.

"Tapi untuk memastikan semua kondusif, Tim PGN tetap melakukan pengecekan langsung di lokasi," kata Rachmat.

Hasilnya, menurut Rachmat, pipa dan fasilitas gas PGN dalam kondisi aman dan tidak terdampak. Selain itu, Tim PGN telah melakukan koordinasi dengan warga sekitar terkait pengamanan aset pipa dan fasilitas PGN. "Kami pastikan pipa dan fasilitas gas PGN saat ini dalam kondisi aman dan tidak terdampak," kata Rachmat.
(fjo)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak