Prabowo Targetkan Ekonomi RI Tumbuh 8%, Ekonom: Sulit

Senin, 20 Mei 2024 - 20:47 WIB
loading...
Prabowo Targetkan Ekonomi...
Target pertumbuhan ekonomi sebesar 8% yang ditargetkan Presiden Terpilih Prabowo Subianto dinilai akan sulit tercapai di tengah kondisi perekonomian global saat ini. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Target pertumbuhan ekonomi sebesar 8% yang ditargetkan Presiden Terpilih Prabowo Subianto dinilai akan sulit tercapai di tengah kondisi perekonomian global saat ini. Wakil Direktur Development of Economics and Finance (INDEF), Eko Listiyanto menyebutkan, untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi mencapai 8% tidak semudah membalikan telapak tangan.

Baca Juga: Negara-negara Ini Paling Tahan Terhadap Perang Dagang, RI Termasuk!

Dalam program Market Review yang ditayangkan di YouTube IDX Channel pada Senin (20/5/2024), menurutnya ada banyak sekali tantangan yang harus dihadapi, terlebih jika melihat pertumbuhan ekonomi yang ditargetkan oleh pemerintahan sebelumnya, yang hanya di angka 5,2% saja, masih sulit untuk direalisasikan.

"Kalau kita lihat dalam beberapa tahun terakhir, sebetulnya pertumbuhan ekonomi kita itu jalurnya di 5%-an. Upaya akselerasi perekonomian itu sudah coba dilakukan oleh Pak Jokowi tapi memang sejauh ini capaiannya itu hanya 5%," kata Eko.

Baca Juga: Jabat Presiden, Prabowo Pede Ekonomi Indonesia Bisa Tumbuh 8%

"Dan kemarin juga kehantam pandemi Covid-19 yang kemudian membuat rencana-rencana untuk akselerasi juga akhirnya tertunda. Dan kalau kita review lagi di terutama ini di triwulan 1, sebetulnya tren arah pertumbuhan kita melambat. Target di 5,2% capainnya hanya 5,11%, masih di bawah target," tambahnya.

Namun demikian, Eko mengungkap, meski target pertumbuhan ekonomi Indonesia di pemerintahan Prabowo - Gibran terbilang sangat tinggi, bukan berarti itu mustahil untuk dicapai. Ia menilai target bisa diraih asal ada upaya dan gebrakan baru.

"Kalau kita hanya bisnis as usual sudah pasti enggak akan kecapai ya. Memang perlu gebrakan baru dari pemerintahan Pak Prabowo yang bisa menawarkan sesuatu yang kira-kira bisa lebih akseleratif dari periode sebelumnya," ujar Eko.

"Dan kalau menurut saya sih strategi untuk memilih pangan, saya rasa memang sektor pertanian ini harus diakselerasi dalam konteks banyak hal terutama untuk pemenuhan pangan di dalam negeri. Tapi memang kalau tidak cukup akseleratif tentu menghasilkan 8% ini masih sangat sulit ya dalam beberapa tahun ke depan," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Dasco Ungkap Tujuan...
Dasco Ungkap Tujuan Prabowo Panggil Chatib Basri-Luhut ke Istana
Setelah Chatib Basri,...
Setelah Chatib Basri, Menkes Merapat ke Istana Temui Prabowo
Bareng Luhut Temui Prabowo,...
Bareng Luhut Temui Prabowo, Chatib Basri Buka Suara soal Isu Gantikan Purbaya
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
Presiden Prabowo Terima...
Presiden Prabowo Terima 8 Duta Besar Negara Sahabat di Istana Merdeka
Prabowo Resmi Lantik...
Prabowo Resmi Lantik Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh
Wali Kota Tangsel Dorong...
Wali Kota Tangsel Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak UMKM-Ekonomi Kerakyatan
Rekomendasi
Konstruksi Perkara Suap...
Konstruksi Perkara Suap Bupati Muara Enim, KPK: Ada Uang Rp500 Juta untuk Jaga Hubungan Baik
Siap Uji Nyali? Ini...
Siap Uji Nyali? Ini Deretan Rekomendasi Microdrama Horor di V+Short
SDN di NTT Dibongkar...
SDN di NTT Dibongkar untuk KDMP, Andreas PDIP: Jangan Korbankan Program Lainnya
Berita Terkini
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Akulaku Finance Kantongi...
Akulaku Finance Kantongi Fasilitas Pendanaan Rp500 Miliar dari Danamon
Dasco Ungkap Tujuan...
Dasco Ungkap Tujuan Prabowo Panggil Chatib Basri-Luhut ke Istana
Tak Ada Pergantian Menkeu,...
Tak Ada Pergantian Menkeu, Sentimen Pasar Berbalik Positif
Infografis
Kaleidoskop 2025: 7...
Kaleidoskop 2025: 7 Peristiwa Ekonomi Paling Heboh di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved