alexametrics

IHSG Ditutup Kokoh ke Level 6,537 Saat Bursa Korsel Memerah Sendirian

loading...
IHSG Ditutup Kokoh ke Level 6,537 Saat Bursa Korsel Memerah Sendirian
IHSG pada perdagangan, Kamis (21/2/2019) berakhir kokoh pada zona hijau mengiringi lesatan bursa utama Asia lainnya, dan kebalikannya bursa Korsel justru memerah. Foto/Ilustrasi, SINDO Photo
A+ A-
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan, Kamis (21/2/2019) berakhir kokoh pada zona hijau untuk mengiringi lesatan bursa utama Asia lainnya, dan kebalikannya bursa Korea Selatan (Korsel) justru memerah sendirian. IHSG menjelang akhir pekan ditutup menguat 24,98 poin atau 0,38% ke level 6.537,77.

Pada sesi Kamis pagi, bursa saham Tanah Air menyusut di awal perdagangan menjadi 6.508,89 usai menyusut 3,890 poin atau 0,06% dimana raihan ini masih lebih rendah dari penutupan Rabu (20/2) yang tertahan di posisi 6.512,78.

Sektor saham dalam negeri kebanyakan bergerak menguat di perdagangan sore dipimpin kenaikan tertinggi sektor pertambangan sebesar 1,62% diikuti lesatan sektor industri dasar hingga 1,06%. Selain itu pelemahan terdalam menimpa aneka industri serta consumer yang masing-masing ambruk 0,92% serta 0,51%.



Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp9,85 triliun dengan 15,05 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp350,45 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp2,85 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp3,20 triliun. Tercatat sebesar 221 saham menguat, 217 melemah dan 150 stagnan.

Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Map Aktif Adiperkasa Tbk. (MAPA) naik Rp400 menjadi Rp5.650, PT Waran Seri I Barito Pacific Tbk. (BRPT-W) bertambah Rp220 menjadi Rp1.100 dan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk. (PGAS) melonjak Rp150 ke posisi Rp2.640.

Sementara, saham-saham dengan pelemahan yakni PT Astra International Tbk. (ASII) turun Rp75 menjadi Rp7.700, PT Arthavest Tbk (ARTA) menyusut Rp200 menjadi Rp780 serta PT First Media Tbk. (KBLV) turun Rp71 menjadi Rp454.

Di sisi lain hingga akhir sesi perdagangan Kamis, kebanyakan bursa utama Asia menghijau saat bursa utama Korea Selatan justru jatuh sendirian. Para pelaku pasar masih mengulas risalah dari Federal Reserve dengan saham daratan China cenderung lebih tinggi usai gejolak sepanjang hari ini.

Pasar saham China berayun antara wilayah positif dan negatif, hingga akhirnya Komposit Shanghai mencetak keuntungan dengan tambahan 1,13% atau setara 30,73 poin untuk menutup perdagangan sebelum akhir pekan pada level 2,751.80 serta mengiringi Komposit Shenzhen yang sedikit lebih rendah 0,269% menjadi 1.444,35.

Selanjutnya kenaikan juga terlihat pada indeks Hang Seng, Hong Kong lewat peningkatan sekitar 0,41% pada detik-detik akhir untuk menuju posisi 28.629,9. Kenaikan tersebut ditopang lonjakan saham produsen komputer Lenovo hingga 12% setelah laporan pengembalian laba pada kuartal ketiga melebihi ekspektasi pasar.

Perusahaan juga mencetak laba kuartal mencapai USD233 juta, dibandingkan dengan kerugian USD289 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya ketika produsen komputer terbesar di dunia itu mengalami tekanan dalam penmgiriman, mengikuti reformasi pajak A.S.

Pada tempat lain di Asia, indeks Nikkei Jepang juga lebih tinggi sebesar 0,15% dan ditutup ke level 21.464,23 ketika indeks Topix mengakhiri perdagangan lebih kuat didorong pergerakan mendatar sebagian besar saham untuk bertengger di posisi 1.613,50. Saham konglomerat Jepang Softbank Group tergelincir 1,63%.

Indeks Kospi di Korea Selatan ditutup sedikit lebih rendah ke level 2.228,66 usai kehilangan 0.05% dengan saham Samsung Electronics merayap tipis 0,11% setelah perusahaan meluncurkan seri baru smartphone Galaxy. ASX 200 di Australia naik 0,7% menjadi 6.139,20 hingga sesi penutupan ditopang penguatan subindex keuangan.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak