alexametrics

Suku Bunga Ditahan 6%, Ekonom Pede Bakal Perkuat Kepercayaan Investor

loading...
Suku Bunga Ditahan 6%, Ekonom Pede Bakal Perkuat Kepercayaan Investor
Langkah BI yang memutuskan untuk menahan suku bunga acuan atau BI 7-Day Reverse Repo Rate pada level 6% diyakini bakal memperkuat kepercayaan investor. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Langkah Bank Indonesia (BI) yang memutuskan untuk menahan suku bunga acuan atau BI 7-Day Reverse Repo Rate pada level 6% diyakini bakal memperkuat kepercayaan investor. Ekonom Indef Bhima Yudisthira mengatakan, langkah BI sudah tepat dengan menahan suku bunga karena dengan mempertahankan suku bunga akan membuat ekspektasi pasar lebih positif.

"Langkah BI sudah tepat. Dengan tahan suku bunga imbal hasil instrumen berbasis bunga masih menarik. Imbas ke sentimen pasar juga positif karena sesuai ekspektasi pasar," ujar Bhima saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Kamis (21/2/2019)

Sambung dia menambahkan, dana asing yang masuk ke bursa saham dalam negeri hari ini mencapai sebesar Rp351 miliar. Bursa saham juga ditutup menguat 0,38% untuk menjadi sinyal positif dimana membuat kepercayaan investor akan lebih tinggi kedepannya. "Ini akan membuat confident pasar kedepan," jelasnya.



Sebagai informasi, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menjelaskan, keputusan bank sentral mempertahankan suku bunga untuk memperkuat ketahanan defisit transaksi berjalan (current account deficit/CAD). Selain itu, bertujuan mengantisipasi kenaikan suku bunga global.

"Keputusan ini langkah lanjutan untuk memperkuat ketahanan defisit transaksi berjalan, dengan menurunkan ke batas aman dan memperkuat daya tarik aset keuangan domestik. Juga antisipasi kenaikan suku bunga global beberapa bulan ke depan," terang Perry.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak