alexametrics

JK Minta Menteri Keuangan Turunkan Suku Bunga Acuan

loading...
JK Minta Menteri Keuangan Turunkan Suku Bunga Acuan
Wakil Presiden Jusuf Kalla. Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Wakil Presiden Jusuf Kalla optimistis terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia meski berada di tahun politik. Namun, JK meminta agar perekonomian tetap stabil, ada yang harus dikoreksi. Yaitu suku bunga acuan Bank Indonesia, yang dinilainya terlalu tinggi.

"Saya tadi pagi baca laporan Bank Indonesia. Data yang ada optimis, seperti pertumbuhan ekonomi, inflasi, tapi suku bunga kita ketinggian," kritis JK.

Sebagai informasi, suku bunga acuan BI atau BI 7 Day Repo Rate selama Februari 2019 sebesar 6%. Dalam rapat dewan gubernur, bank sentral kembali menahan suku bunga acuan sejak awal 2019.



JK menjelaskan, suku bunga acuan BI yang mencapai 6% ini terlalu tinggi bila dibandingkan negara tetangga seperti Malaysia sebesar 3,25% dan Thailand sebesar 1,75%.

"Karena acuan kita kan Thailand, kita jangan lebih tinggi loan-nya dengan Thailand, karena saingan kita Malaysia dan Thailand," jelasnya.

Karena itu, JK meminta agar Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati untuk menurunkan suku bunga, termasuk menurunkan bunga surat utang negara (SUN).
Menurut pria kelahiran Watampone, Sulawesi Selatan, itu, pemerintah jagan memberikan imbal hasil (yield) pada SUN yang terlalu tinggi. Pasalnya, yield yang terlalu tinggi dapat menghambat pertumbuhan pasar modal.

"Bunga SUN, yieldnya jangan ketinggian. Nanti semuanya mengharap tinggi. Sulit kalau semua minta yield-nya 8%. Bagaimana pasar modal bisa tumbuh kalau bunga SUN tinggi," jelasnya.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak