alexametrics

IHSG Berpotensi Terkoreksi, Cermati Saham Ini

loading...
IHSG Berpotensi Terkoreksi, Cermati Saham Ini
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini dinilai berpotensi terkoreksi, untuk berada di area support 6.471-6.455. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini dinilai berpotensi terkoreksi. Analis Reliance Sekuritas, Lanjar Nafi, memprediksi bursa saham tanah air berada di area support 6.471-6.455.

"Berdasarkan indikator, MACD masih membentuk pola dead cross di area positif. Sementara itu, Stochastic dan RSI berada di area netral," ujar Lanja Nafi di Jakarta, Selasa (5/3/2019).

Sebagai informasi tambahan, terlihat pola bearish pin bar yang mengindikasikan adanya potensi koreksi lanjutan. "Sehingga indeks berpeluang menguji ke area support," katanya.



Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut. PT Astra Motor (ASII) dengan pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 7100 – 7200, dengan target harga secara bertahap di level 7575, 7975, 8900 dan 9850. Support: 7025.

Lalu, PT Alam Sutera Realty (ASRI) dengan pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. Accumulative Buypada level 320 – 326, dengan target harga secara bertahap di level 332, 370 dan 404. Support: 316.

Selain itu PT Bekasi Fajar Industrial Estate (BEST) dengan pergerakan harga bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terdapat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 246 – 252 dengan target harga secara bertahap di level 258, 264, 282 dan 298. Support: 246 & 242.

Sementara PT Bank Jatim (BJTM) memperlihatkan pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. Akumulasi Beli pada area level 690 – 700, dengan target harga secara bertahap di level 705, 710, 720, 740, 760 dan 775. Support: 690 & 680.

Tidak hanya itu PT Erajaya Swasembada (ERAA) dengan pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan sebelumnya terlihat pola bullish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. Akumulasi Beli pada area level 2040 – 2070, dengan target harga secara bertahap di level 2120 dan 2160.

Dan yang terakhir PT Trada Alam Minera (TRAM) dimana harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 175 – 177, dengan target harga secara bertahap di level 179, 190, 204, 238 dan 272. Support: 171.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak