alexametrics

IHSG Sebelum Liburan Dibuka Kokoh, Bursa Asia Mixed

loading...
IHSG Sebelum Liburan Dibuka Kokoh, Bursa Asia Mixed
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal perdagangan, Rabu (6/8/2019) dibuka menguat untuk berbalik dari raihan negatif pada pekan ini. Foto/Ilustrasi, SINDO Photo
A+ A-
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal perdagangan, Rabu (6/8/2019) dibuka menguat untuk berbalik dari raihan negatif pada pekan ini. Pada sesi pagi, IHSG tercatat naik 19,52 poin atau 0,303 menjadi 6.460.80.

Pada perdagangan kemarin, bursa saham Tanah Air juga ditutup melanjutkan tren negatif sejak awal pekan kemarin. Hingga sesi penutupan, IHSG jatuh 47,14 poin atau 0,73% ke level 6.441,28 saat bursa utama Asia bergerak variatif.

Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia hari ini sebelum libur tercatat sebesar Rp45 miliar dengan 85 juta saham diperdagangkan pada sesi pagi dan transaksi bersih asing Rp9,62 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp12,45 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp22,07 miliar. Tercatat 48 saham naik, 17 turun dan 34 stagnan.



Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) naik Rp250 menjadi Rp48.900, PT Astra International Tbk. (ASII) bertambah Rp100 menjadi Rp7.400 dan PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) meningkat Rp75 ke posisi Rp22.475.

Sementara, beberapa saham yang melemah di antaranya PT Matahari Department Store Tbk. (LPPF) menyusut Rp410 menjadi Rp3.870, PT Lippo Cikarang Tbk. (LPCK) turun Rp100 ke level Rp2.300 serta PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) berkurang Rp50 menjadi Rp8.750.

Seperti dilansir CNBC, bursa saham Asia pada Rabu pagi mixed mengiringi tergelincirnya Wall Street karena investor menyaksikan perkembangan sektor perdagangan, khususnya negosiasi AS-China. Di sisi lain peningkatan justru terlihat pada saham daratan China di awal sesi dengan Komposit Shanghai naik lebih dari 0,5%.

Sedangkan Komposit Shenzhen ikut meningkat hingga 0,479% untuk kemudian, Indeks Hang Seng Hong Kong juga bertambah 0,24%. Berbanding terbalik, indeks Nikkei Jepang justru menyusut 0,63% dan Topix turun 0,24%. Saham Fast Retailing, perusahaan di belakang ritel toko pakaian Uniqlo jatuh sekitar 2,8%.^

Di Korea Selatan, indeks Kospi tergelincir 0,18% terserat saham industri kelas berat seperti Samsung Electronics yang mengalami penurunan lebih dari 0,6%. Bursa Australia meningkat 0,65% meski data ekonomi negara itu menunjukkan perlambatan cukup tajam pada paruh kedua tahun lalu.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak