alexametrics

Harga Minyak Mentah Dunia Jatuh Dihantam Kenaikan Produksi AS

loading...
Harga Minyak Mentah Dunia Jatuh Dihantam Kenaikan Produksi AS
Harga minyak mentah dunia jatuh hampir 1% pada perdagangan, Rabu (6/3/2019) seiring perkiraan output bullish oleh dua produsen besar Amerika Serikat (AS). Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Harga minyak mentah dunia jatuh hampir 1% pada perdagangan, Rabu (6/3/2019) seiring perkiraan output bullish oleh dua produsen besar Amerika Serikat (AS). Ditambah stok minyak AS melebihi upaya pengurangan produksi yang dipimpin Organisasi Negara-negara Pengeskpor Minyak (OPEC) dalam upaya mengendalikan pasokan.

Seperti dilansir Reuters, harga minyak Brent yang menjadi patokan Internasional menyusut sebesar 55 sen atau 0,8% untuk bertengger pada level USD65,31 per barel. Sementara harga minyak mentah berjangka AS West Texas Intermediate (WTI) AS berada di level USD56,05 per barel atau turun 51 sen yang setara dengan 0,9%.

"Harga minyak kemungkinan masih akan tarik ulur saat janji pengurangan produksi oleh OPEC dilawan dengan peningkatan output dari AS,” kata Edward Moya, analis pasar senior, OANDA.



Chevron Corp dan Exxon Mobil Corp merilis proyeksi yang menunjukkan peningkatan besar dalam produksi minyak serpih. Jika direalisasikan, kenaikan akan memperkuat pemain dominan di lapangan Texas Barat dan New Mexico, dengan sepertiga produksi Permian berpotensi di bawah kendali mereka dalam waktu lima tahun.

Data dari American Petroleum Institute (API), sebuah kelompok industri, juga menunjukkan stok minyak mentah AS lebih besar dari yang diperkirakan. Persediaan minyak mentah AS naik 7,3 juta barel dalam satu pekan yang berakhir 1 Maret menjadi 451,5 juta barel, dibandingkan dengan ekspektasi analis untuk kenaikan 1,2 juta barel, kata API.

"Peningkatan persediaan minyak mentah AS membebani harga minyak dan dalam waktu jangka panjang, kekhawatiran atas kenaikan produksi minyak di wilayah Permian menjaga harga," kata Kim Kwang-rae, analis komoditas di Samsung Futures di Seoul.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak