alexametrics

Menko Darmin Minta Biro Travel Haji dan Umrah Gaet Turis Arab ke RI

loading...
Menko Darmin Minta Biro Travel Haji dan Umrah Gaet Turis Arab ke RI
Menko bidang Perekonomian, Darmin Nasution meminta supaya penyelenggara ibadah haji dan umrah atau travel haji bisa menarik turis Arab ke Indonesia. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian, Darmin Nasution meminta supaya penyelenggara ibadah haji dan umrah atau travel haji bisa menarik turis Arab ke Indonesia. Pasalnya beberapa penyelenggara travel haji dan umrah dinilai hanya memfokuskan orang Indonesia ke Arab.

Dalam upaya mendatangkan wisatawan mancanegara, Indonesia memiliki beragam wisata muslim yang bisa menarik minat turis arab untuk datang. Hal ini tentunya bakal berdampak terhadap peningkatan devisa negara

"Yang saya maksud, kelihatannya kita perlu mendorong pelaksanaan haji umrah atau travel jangan cuma mengkampanyekan orang untuk umrah atau haji. Tapi juga undang orang Saudi ke Indonesia sehingga neraca jangan pincang," ujar Menko Darmin di Jakarta, Rabu (5/7/2019)



Sambung dia menambahkan, pemerintah melalui beberapa kementerian terkait tengah menyusun MoU untuk penanganan permasalahan ibadah haji dan umrah di Indonesia. Hal ini sebagai tindak lanjut pengawasan dan penanganan permasalahan ibadah umrah. "Kami tengah membangun layanan digital mengantisisapi permasalahan ibadah umrah, jadi bisa memilih travel yang terpercaya dan memiliki penilaian yang baik," katanya.

Darmin menyebutkan, ingin Kementerian Agama (Kemenag) agar membuat aplikasi khusus untuk para biro travel haji dan umroh agar tidak merugikan masyarakat Indonesia. Seperti diketahui sebelumnya banyak konsumen tertipu oleh agen nakal perjalanan umrah dan haji.

"Kemenag juga membuat aplikasi khusus untuk pencarian biro travel atau umroh yang mendapatkan izin resmi dari pemerintah. Jadi yang ingin kami tekankan sebetulnya, manajemen bisnis sayariah untuk haji dan umrah dan lain-lain bukan hanya untuk kepentingan atau standar penggunaan jasa haji dan umrah. Tapi untuk kepentingan nasional," paparnya.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak