alexametrics

Pendapatan LPCK Tembus Rp2,2 T di 2018, Terbesar dari Hunian

loading...
Pendapatan LPCK Tembus Rp2,2 T di 2018, Terbesar dari Hunian
PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) membukukan pendapatan Rp2,2 triliun di 2018. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) membukukan pendapatan sebesar Rp2,2 triliun selama 2018, naik 47% dari tahun sebelumnya. Pendapatan terbesar diperoleh dari penjualan rumah hunian dan apartemen yang mencapai Rp935 miliar atau menyumbang 42% dari total pendapatan perseroan.

"Hasil tahun 2018 melebihi harapan kami, walaupun pasar properti di Indonesia melemah selama periode tersebut. Kita optimis Lippo Cikarang memiliki proyek yang berkesinambungan untuk pertumbuhan dimasa depan," kata Presiden Direktur PT Lippo Cikarang Tbk Simon Subiyanto dalam keterangan tertulisnya, Jumat (8/3/2019).

Sementara, pendapatan dari industri dan komersial tercatat sebesar Rp934 miliar. Untuk penghasilan berulang LPCK tercatat sebesar Rp340 miliar dibandingkan 2017 yang hanya Rp285 miliar.
"Berkontribusi 16% terhadap total pendapatan," lanjut Simon. Sedangkan total aset LPCK turun dari Rp12,5 triliun pada 2017 menjadi Rp8,6 triliun pada 2018.



Saat ini, LPCK telah mulai menyerahkan secara bertahap 3 tower di Meikarta CBD Orange County, Irvine, Westwood, dan Pasadena kepada pelanggan dengan total 1.271 unit apartemen senilai Rp1,1 triliun. "Ini menunjukkan komitmen kami untuk menyerahkan unit apartemen tepat waktu," tegas Simon.

Terletak di tengah-tengah koridor timur, LPCK dikelilingi oleh beberapa kawasan industri seperti Deltamas, Jababeka, MM2100. LPCK telah menunjukkan reputasinya sebagai pengembang properti daerah perkotaan dengan fasilitas berstandar internasional, dengan luas sekitar 3.250 hektare di mana industri menjadi basis ekonominya.

LPCK telah berhasil membangun lebih dari 17.192 rumah, dengan populasi saat ini 51.250 penduduk. Di kawasan industri Lippo Cikarang, terdapat sekitar 500.500 orang bekerja setiap hari di 1.200 pabrik manufaktur.

LPCK merupakan anak perusahaan dari PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR). LPKR adalah salah satu perusahaan properti terbesar di Indonesia yang terdiri dari total aset dan pendapatan dan terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

LPKR didukung oleh pendapatan berulang yang solid dan didukung oleh persediaan lahan yang terdiversifikasi. Bisnis LPKR terdiri dari residential/township, mal ritel, rumah sakit, perhotelan, dan manajemen aset.
(fjo)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak