alexametrics

Perbanyak Akses Air Bersih, Pemerintah Bangun 2.290 Titik Sumur Bor

loading...
Perbanyak Akses Air Bersih, Pemerintah Bangun 2.290 Titik Sumur Bor
Peresmian sumur bor air bersih di Desa Krinjing, Kecamatan Dukun, Magelang, Jawa Tengah, Selasa (12/3/2019). Foto/Nanang Wijayanto
A+ A-
MAGELANG - Pemerintah terus berupaya memberikan akses energi secara merata bagi masyarakat yang kesulitan air bersih. Hal itu diwujudkan dengan menggalakkan pembangunan sumur bor air bersih di seluruh wilayah di Indonesia.

"Tak dimungkiri masih banyak daerah yang kekurangan air bersih karena kekurangan dana. Sebab itu, pemerintah hadir melalui Badan Geologi Kementerian ESDM membangun sumur bor bagi masyarakat," ujar Kepala Biro Hukum Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Hufron Asrofi saat meresmikan sumur bor air bersih di Desa Krinjing, Kecamatan Dukun, Magelang, Jawa Tengah, Selasa (12/3/2019).

Menurut dia sejak 2015 sampai 2018 lalu telah terbangun 2.290 titik sumur bor air bersih dengan manfaat mampu melayani 6,6 juta jiwa. Adapun sejumlah titik-titik sumur bor tersebut mengalir air bersih sebanyak 144,4 juta meter kubik (m3) per tahun untuk 499 desa di 396 kecamatan yang tersebar di 175 kabupaten/kota yang terdapat di 27 provinsi seluruh Indonesia.



"Sedangkan pada 2019 ditargetkan akan terbangun 650 unit sumur bor air bersih dengan memberikan manfaat air bersih kepada 1,8 juta jiwa," tuturnya.

Dia menjelaskan sumur bor yang dibangun oleh Kementerian ESDM memiliki spesifikasi teknis kedalaman sekitar 125-126 meter, debit air antara antara 1,50-2,30 liter per detik, pasokan listrik dari genset dengan kapasitas 12,5 kilovolt ampere (kVA) menggunakan pompa selam (submersible) 3 PK dan dilengkapi dengan bangunan rumah genset, rumah pompa dan bak penampungan air berkapasitas 5.000 liter. "Setiap sumur bor ini mampu melayani kebutuhan air bersih sampai dengan 2.880 jiwa," jelasnya.

Untuk Jateng sendiri, imbuhnya, sepanjang 2015 sampai 2018 Kementerian ESDM telah membangun 43 titik sumur bor. Titik-titik sumur bor tersebut tersebar antara lain di Kabupaten Magelang, Kabupaten Banjarnegara, Kabupaten Banyumas, Kabupaten Batang, Kabupaten Blora, Kabupaten Boyolali, Kabupaten Brebes, Kabupaten Cilacap, Kabupaten Demak, Kabupaten Grobogan, Kabupaten Jepara, Kabupaten Karang Anyar, Kabupaten Kebumen, Kabupaten Kendal dan Kabupaten Klaten.

Khusus untuk Kabupaten Magelang sepanjang 2015 hingga 2018 telah berhasil dibangun 28 titik sumur bor yang tersebar di 25 desa/kelurahan dan 11 kecamatan dengan kapasitas produksi air bersih mencapai 76.200 m3 per tahun dan mampu memberikan manfaat melayani 49.300 jiwa.

Hufron juga berpesan supaya masyarakat bersama-sama menjaga fasilitas sumur bor. Pasalnya program pembangunan sumur bor menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

"Kami harap agar sumur tersebut dapat dimanfaatkan dan dirawat dengan baik sehingga dapat memberikan manfaat yang besar untuk meningkatkan taraf hidup dan ekonomi masyarakat," ujarnya.
(fjo)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak