alexametrics

Pasar Tradisional Berbasis Online Bakal Segera Direalisasikan

loading...
Pasar Tradisional Berbasis Online Bakal Segera Direalisasikan
Pasar tradisional berbasis online akan segera direalisasikan oleh pemerintah. Foto/Ilustrasi
A+ A-
TANGERANG - Kementerian Perdagangan (Kemendag) diminta untuk terus memperbaiki ekosistem penjualan offline agar tak tergerus oleh penjualan online. Menanggapi ini, Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita mengatakan pasar tradisonal berbasis online akan segera direalisasikan tahun ini.

"Segera kami akan secara periodik ada di pusdiklat kita kemudian juga kami berkerja sama dengan pasar mereka secara gratis turun ke daerah mensosialisasikan mengelola pasar secara baik, baik dari sisi fisik maupun keuangan ini kita akan tambahkan di dalam kurikulumnya mengenai online itu sehingga bisa berkembang. Tahun ini mungkin," ujar Mendag di Tangerang, Selasa (13/3/2019).

Dia menambahkan, ada beberapa langkah yang sudah dilakukan dan persiapkan untuk meningkatkan aplikasi online di setiap pelaku pasar. Di antaranya adalah menyediakan data harga pangan per pasar di tiap daerah seperti yang dimiliki oleh walikota Pontianak.



"Kalau yang utama itu kaitannya dengan masyarakat ada aplikasi yang dimiliki oleh walikota Pontianak yang setiap pagi data harga per pasar itu bisa diakses oleh masyarakat. Keuntungannya adalah masyarakat bisa memilih mau belanja cabai rawit, minyak, gula, atau beras di pasar mana, toko mana yang termurah. Di sini persaingannya sehat, itu yang utama untuk kita kembangkan, kita akan sampaikan ke seluruh kepala daerah," jelasnya.

Dalam implementasinya, Enggar juga akan menggaet Asosiasi E-commerce Indonesia untuk membentuk ekosistem transaksi online di pasar. Selain itu, kalangan startup di daerah juga berpotensi digandeng nantinya. "Semua ini dilakukan agar kita bisa mendapatkan pasar baru yang lebih luas lagi," jelasnya.
(fjo)
preload video
loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak