alexametrics

Sri Mulyani: Warning Pelemahan Ekonomi Global Sudah Sejak 2018

loading...
Sri Mulyani: Warning Pelemahan Ekonomi Global Sudah Sejak 2018
Menkeu Sri Mulyani mengungkapkan, pelemahan ekonomi global sudah diproyeksi sejak tahun kemarin. Lantaran itu Ia menekankan pentingnya menjaga ekspor. Foto/Rina Anggraeni
A+ A-
TANGERANG - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengungkapkan, pelemahan ekonomi global sudah diproyeksi sejak tahun kemarin yang salah satunya disebabkan perang dagang antara dua ekonomi raksasa dunia yakni Amerika Serikat (AS) dan China. Lantaran hal itu menurutnya, Indonesia harus mampu menjaga kinerja ekspor agar mampu bertahan di tengah gejolak.

"Ya sebetulnya proyeksi pertumbuhan ekonomi global yang mengalami pelemahan itu sudah diwarning sejak tahun lalu. Terutama pada kuartal terakhir, untuk Indonesia tentu kita akan lihat dampaknya dengan pertumbuhan ekonomi global," ujar Menkeu Sri Mulyani di Tangerang, Selasa (12/3/2019).

Menurutnya pertumbuhan global yang melemah juga disebabkan perdagangan internasional yang penuh ketidakpastian. "Kalau kita ingin mencapai pertumbuhan yang tetap tinggi di atas 5%, kita harus meyakinkan bahwa pusat-pusat atau sumber-sumber pertumbuhan dalam negeri tetap meningkatkan investasi," jelasnya.



Mantan direktur pelaksana Bank Dunia ini menambahkan, yang harus diperhatikan adalah ekspor Indonesia terhadap negara mitra dagang. Memang diakuinya, saat ini Indonesia juga akan terdampak pelemahan ekonomi China dan India.

"Jadi Indonesia harus tetap mampu menjaga momentum untuk pendorong ekonomi, kita juga akan tetap menjaga agar ekspor meningkat. Kalau untuk impor kita bisa menahan dengan kebijakan B20, maka dari sisi eksternal balance negatifnya jadi lebih kecil," papar Menkeu.
(akr)
preload video
loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak