alexametrics

BNI Beri Sentuhan Digital Banking di Pasar Ikan Modern Muara Baru

loading...
BNI Beri Sentuhan Digital Banking di Pasar Ikan Modern Muara Baru
Kesan tak sedap yang menempel pada pasar ikan kini tidak lagi, setelah BNI turut memberikan sentuhan modernisasi pada Pasar Ikan Modern Muara Baru. Foto/Ist
A+ A-
JAKARTA - Kesan bau amis, becek, dan kotor kerap menempel pada sebuah pasar ikan. Namun, kesan tak sedap itu kini tiada lagi setelah Kementerian Kelautan dan Perikanan bekerja sama dengan PT Pembangunan Perumahan (Persero) membangun Pasar Ikan Modern Muara Baru (PIMMB) Jakarta. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) turut memberikan sentuhan modernisasi pada PIMMB ini antara lain dengan menerapkan berbagai layanan digital kekinian yang dimilikinya.

Kenyamanan PIMMB ini kini telah dapat dinikmati masyarakat setelah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada 13 Maret 2019. Hadir pada kesempatan tersebut Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini M Soemarno, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Direktur Hubungan Kelembagaan BNI Adi Sulistyowati, dan SEVP Bisnis Menengah BNI Ronny Venir.

PIMMB merupakan wajah baru pasar ikan di Jakarta bahkan Indonesia. Pengelolaannya ke depan diserahkan kepada Perum Perikanan Indonesia dengan konsep nyaman, bersih, dan terjamin sehingga ini diharapkan akan menjadi destinasi wisata baru bagi masyarakat.



Mengutip penjelasan Susi Pudjiastuti, “Saya ingin membuat Tsukiji di Indonesia supaya pasar ikan tertib dan jauh dari mafia serta kesan kumuh. Kita ingin kapal-kapal di sini tertib bongkar muat kemudian industri tertib. Pemerintah harus bisa mendapatkan pemasukan memadai dan menjadi aktivitas ekonomi perdagangan Muara Baru yang baik".

PIMMB terdiri atas 900 lapak basah dan 155 kios dengan total pedagang sejumlah 615 pedagang (460 pedagang lapak basah + 155 pedagang kios). Pasar ikan ini diperkirakan dapat mencetak omzet sekitar Rp10 miliar perhari.

Adi Sulistyowati menuturkan bahwa untuk mendukung PIMMB sebagai pasar ikan modern, BNI siap menerapkan sepaket fasilitas transaksi nontunai (cashless) dan pembiayaan yang terdiri atas BNI Smart Tenant, BNI Agen 46, Pinjaman KUR Pedagang, hingga menyiapkan Kartu KUSUKA untuk pedagang.

BNI Smart Tenant merupakan solusi dari BNI yang akan digunakan oleh para pedagang untuk mengetahui informasi tagihan sewa, listrik, dan air setiap bulannya. Fasilitas ini terintegrasi dengan BNI Virtual Account sehingga sangat memudahkan dalam proses pembayaran tagihan. Sampai dengan 5 Maret 2019, volume transaksi Virtual Account BNI telah mencapai Rp27,02 triliun dengan jumlah transaksi sebanyak 9,89 juta transaksi.

Di sisi lain, BNI Smart Tenant juga akan memberikan informasi tenant kepada Perum Perikanan Indonesia, dalam bentuk dan laporan dashboard monitoring transaksi secara real time online, dan memberikan kemudahan rekonsiliasi. BNI Smart Tenant juga menghilangkan risiko penerimaan pembayaran yang tidak teridentifikasi bagi Perum Perikanan Indonesia.

BNI juga mewujudkan dilakukannya transaksi cashless menggunakan mesin electronic data capture (EDC) dan melayani transaksi yang menggunakan dompet digital Link Aja. BNI juga memungkinkan para pengunjung PIMMB untuk membayar parkir secara nontunai menggunakan uang elektronik BNI Tapcash.

BNI juga mengoperasikan Agen46 di area PIMMB sebagai perpanjangan tangan dari Bank dalam memberikan pelayanan perbankan, sehingga turut merealisasikan inklusi keuangan di kalangan pedagang ikan Muara Baru dan sekitarnya. Dengan branchless banking ini, masyarakat dapat memperoleh layanan yang meliputi setoran, tarik tunai, pembayaran dan pembelian.

BNI bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan bekerja sama untuk melakukan register pedagang dengan memberikan kartu KUSUKA. Kartu ini dapat digunakan oleh pelaku usaha kelautan dan perikanan untuk dijadikan kartu identitas, kartu yang menyimpan database pelaku usaha kelautan & perikanan yang terhubung dengan satudata.co.id. Kartu ini juga berfungsi sebagai kartu ATM/debit untuk bertransaksi di jaringan ATM dan Merchant.

Selain menggarap potensi bisnis transaksi, BNI juga menawarkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada pedagang. Langkah ini juga sekaligus mendukung program pemerintah yang telah menurunkan suku bunga KUR ke level 7%. KUR BNI ini dapat dimanfaatkan untuk membantu pedagang dalam hal kredit modal kerja dan kredit investasi.

BNI dan Perum Perikanan Indonesia bersinergi dalam mendukung image Pasar Ikan Modern di DKI Jakarta sebagai pasar yang modern, higienis, dan cashless.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak