alexametrics

Rupiah Siang Ini Melanjutkan Reli ke Rp14.223/USD

loading...
Rupiah Siang Ini Melanjutkan Reli ke Rp14.223/USD
Rupiah pada sesi siang ini menguat ke Rp14.223 per USD. Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) ditutup menguat pada sesi I perdagangan Selasa (19/3/2019). Indeks Bloomberg mencatat mata uang kebanggaan kita, rupiah berkibar 16 poin atau 0,11% ke level Rp14.223 per USD.

Awal perdagangan, mata uang NKRI di pasar spot langsung menguat 22 poin atau 0,15% ke level Rp14.217 per USD, setelah pada penutupan Senin berada di Rp14.239 per USD.

Rupiah pun pada jeda siang ini, berada di tiga besar mata uang terkuat melawan USD di Asia. Won Korea Selatan +0,17% ke level 1.130 won, baht Thailand +0,15%, dan rupiah +0,11%.



Data Yahoo Finance mencatat rupiah pada sesi siang ini, terapresiasi 12 poin atau 0,08% ke posisi Rp14.223 per USD, setelah pada sesi sebelumnya ditutup di Rp14.235 per USD.

Kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia, rupiah pada Selasa ini berada di Rp14.228 per USD, menguat 14 poin dari level Rp14.242 per USD pada Senin kemarin.

Rupiah melanjutkan reli, karena USD berada diposisi defensif. Hal ini dibebani oleh meningkatnya harapan Federal Reserve untuk segera meningkatkan suku bunga. Namun, The Fed memiliki kebijakan yang lebih lembut seiring kekhawatiran tentang perlambatan pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat.

Melansir dari Reuters, Selasa (19/3), indeks USD yang mengukur kinerja greenback melawan enam mata uang utama, turun 0,1% menjadi 96,43, mendekati level terendah dua minggu.

Indeks USD telah kehilangan 1,3% setelah mencapai level tertinggi tiga bulan di 97,710 pada 7 Maret, karena pandangan The Fed yang dovish. Kini, banyak investor berharap The Fed mempertahankan suku bunga dan tetap berpegang pada janji pendekatan yang "sabar" terhadap kebijakan moneter.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak