alexametrics

Bertambah 25 Poin, Rupiah Menjadi Mata Uang Terkuat di Asia

loading...
Bertambah 25 Poin, Rupiah Menjadi Mata Uang Terkuat di Asia
Rupiah pada siang ini menguat ke level Rp14.207 per USD. Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Rupiah terus melanjutkan keperkasaannya terhadap dolar Amerika Serikat (USD). Dalam perdagangan sesi I, Rabu (20/3/2019), kurs rupiah di indeks Bloomberg, menguat 25 poin atau 0,18% ke level Rp14.207 per USD.

Sebelumnya, diawal perdagangan, mata uang kecintaan kita terapresiasi 6 poin ke level Rp14.226 per USD, dibanding penutupan Selasa kemarin di Rp14.232 per USD.

Dengan penambahan 25 poin pada siang ini, rupiah menjadi mata uang terkuat di Asia melawan dolar AS. Disusul won Korea Selatan yang naik 0,08% ke level 1.129 won per USD.



Sementara rupee India -0,20%, baht Thailand -0,12%, yuan China -0,03%, dolar Taiwan -0,02%, dan ringgit Malaysia terkoreksi 0,01% ke level 4,07 per USD.

Adapun data Yahoo Finance, rupiah pada jeda siang ini menguat 15 poin atau 0,10% ke level Rp14.210 per USD, dibanding penutupan Selasa kemarin di level Rp14.225 per USD.

Kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia, mematok rupiah pada hari ini di level Rp14.231 per USD, terdepresiasi tipis 3 poin dari posisi Rp14.228 per USD pada hari sebelumnya.

Merujuk dari Reuters, Rabu (20/3), dolar AS mulai menemukan pijakan karena negosiasi Amerika Serikat dan China masih berlangsung alot. Sehingga meningkatkan penawaran terhadap mata uang safe haven.

Indeks USD pada siang ini, naik 0,1% ke level 96,454 melawan enam mata uang utama. Namun ini indeks USD masih turun 1,3% dalam sepekan ini, dari posisi tertinggi tiga bulan di level 97,71 pada 7 Maret lalu. Melemahnya USD karena sikap dovish dari The Fed.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak