alexametrics

Kontribusi Peserta OK OCE ke Ekonomi Jakarta Capai Rp350 Miliar

loading...
Kontribusi Peserta OK OCE ke Ekonomi Jakarta Capai Rp350 Miliar
OK OCE Indonesia, sebagai sebuah gerakan penciptaan lapangan pekerjaan dan kewirausahaan berbasis komunitas disebut telah berkotribusi Rp350 milia bagi perekonomian DKI Jakarta. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - OK OCE Indonesia, sebagai sebuah gerakan penciptaan lapangan pekerjaan dan kewirausahaan berbasis komunitas, besutan Sandiaga Uno, cawapres 02, saat ini telah merambah ke seluruh Indonesia. Saat ini, OK OCE Indonesia telah mengembangkan lebih dari 90 ribu pengusaha UMKM di seluruh Indonesia dengan melibatkan banyak penggeraknya di berbagai wilayah.

Ketua Umum OK OCE Indonesia, Iim Rusyamsi yang menaungi seluruh penggerak berbagai OK OCE di seluruh Indonesia mengatakan, bahwa saat ini OK OCE Indonesia telah berada hampir di seluruh provinsi di Indonesia.

“Saat ini, kami telah memiliki lebih dari 90 ribu anggota di seluruh Indonesia. Kami amat menyambut baik antusiasme masyarakat yang mau bergabung dan mengikuti pelatihan. Tidak terkecuali para relawan yang membuka pintu agar kami selalu memberikan pelatihan-pelatihan di daerah,” ujar Iim lewat keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (20/3/2019).



Sambung dia menambahkan, OK OCE Indonesia saat ini di Jakarta saja, telah menyumbangkan Rp350 miliar lebih bagi perekonomian DKI Jakarta, sepanjang tahun 2018. Melibatkan lebih dari 20 ribu UMKM, dengan bangga Iim mengatakan bahwa kerja sama dengan pemerintah DKI dan masyarakat, saat ini, jumlah kontribusi OK OCE Indonesia kepada perekonomian Jakarta selama tahun 2018 menggembirakan.

“Kami optimis kontribusi kami kepada perekonomian Indonesia akan lebih besar, karena di Jakarta saja, peserta OK OCE mampu mengkontribusikan investasi senilai lebih dari 350 milyar rupiah selama 2018 saja. Ini berdasarkan data dari Dinas Penanaman Modal dan PTSP DKI Jakarta,” tambah Iim.

Respon pada Berita Negatif

Sejalan dengan kampanye politik yang dijalankan oleh Sandiaga Uno, pendiri dari OK OCE Indonesia, OK OCE Indonesia kerap kali mendapatkan berita negatif yang sering mengatakan bahwa program tersebut mengalami kegagalan. Iim merespon hal tersebut dengan mengatakan bahwa itu konsekuensi dari pesta demokrasi saat ini.

“Banyak yang mengatakan kami gagal, tapi hal tersebut tidak benar. Kegagalan adalah pelajaran bagi UMKM tapi mereka bangkit dan OK OCE Indonesia bersama penggeraknya selalu mendampingi dan menyemangati mereka. Ini konsekuensi dari pesta demokrasi yang ada. Kami tidak patah semangat, bahkan makin berjibaku di lapangan untuk makin banyak melatih teman-teman UMKM” tambah Iim.

Padahal kegagalan itu, dibandingkan dengan banyaknya jumlah UMKM yang terlibat dan mendapatkan manfaat tidak sebanding. “Sering kami mengalami pemberitaan yang negatif walaupun sebenarnya, jumlah yang sukses dan berjalan lebih banyak dari yang gagal,” kata Iim.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak