alexametrics

Reaksi BI Saat The Fed Beri Sinyal Tahan Suku Bunga Sepanjang 2019

loading...
Reaksi BI Saat The Fed Beri Sinyal Tahan Suku Bunga Sepanjang 2019
Bank Indonesia (BI) merespons terhadap perubahan arah kebijakan bank sentral Amerika Serikat (AS) Federal Reserve yang berubah dovish. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) merespons terhadap perubahan arah kebijakan bank sentral Amerika Serikat (AS) Federal Reserve yang berubah dovish. Seperti diketahui The Fed memberikan sinyal kuat bakal menghentikan tren kenaikan suku bunga acuan untuk kemudian bakal menahan lajunya sepanjang tahun 2019.

Padahal sebelumnya The Fed memproyeksi bakal dua kali melakukan kenaikan bunga acuan tahun ini. Tapi sepertinya Fed memilih perubahan arah, mengingat kondisi ekonomi AS serta kekhawatiran ekonomi global untuk membuat mereka cenderung lebih berhati-hati.

BI sendiri juga akan mengubah pandangannya terkait proyeksi kenaikan Federal Funds Rate (FFR) yang memengaruhi perekonomian global. "Kami sekarang menggunakan asumsi bahwa FFR sampai dengan tahun 2020 naik sekali," ujar Gubernur BI Perry Warjiyo dalam konferensi pers seusai Rapat Dewan Gubernur (RDG) periode Maret 2019 di Gedung BI, Kamis (21/3/2019).



Sambung dia menekankan, terkait keputusan The Fed akan dilakukan pemantauan intens terhadap kondisi global yang bakal mempengaruhi ekonomi Indonesia. Pasalnya menetapkan suku bunga juga harus melihat faktor eksternal.

Dalam RDG bulan ini, BI memutuskan menahan bunga acuan BI 7-day reverse repo rate di 6%."Cuma timing-nya memang kami masih terus memantau kondisi dari bulanan ke bulanan, bisa juga menjelang akhir tahun ini atau tahun depan," jelasnya.

Semula, BI memperkirakan The Fed akan menaikkan bunga satu kali masing-masing tahun ini dan di 2020. "Terkait dengan stance, tadi sudah dijelaskan, konsisten juga dengan penjelasan kami di bulan sebelumnya, kebijakan suku bunga tetap difokuskan pada stabilitas eksternal, sama dengan bulan lalu," jelasnya.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak