alexametrics

Sebanyak 200 Rumah di Makassar Akan Peroleh Listrik Gratis dari PLN

loading...
Sebanyak 200 Rumah di Makassar Akan Peroleh Listrik Gratis dari PLN
Salah satu rumah tangga miskin yang menerima sambung listrik gratis dari PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Sulselrabar. Foto/Ist
A+ A-
JAKARTA - Sebanyak 200 rumah di Kota Makassar akan mendapat sambungan listrik gratis dari PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Sulselrabar. Sasaran program ini adalah masyarakat tidak mampu dan yang menyambung listrik langsung dari jaringan PLN di Kota Makassar dan Kabupaten sekitarnya.

Penyambungan dilaksanakan secara simbolis oleh General Manager Unit Induk Pembangkitan dan Penyaluran Sulawesi Suroso Iskandar di Taman Pakui Sayang Kota Makassar, Minggu (24/3/2019) dengan daya 450 VA melalui program CSR PLN Unit Induk Wilayah Sulselrabar.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah Sulselrabar Bambang Yusuf mengatakan, PLN UIW Sulselrabar menjadi pionir yang menginisiasi dan memberikan bantuan penyambungan listrik gratis pertama di Sulawesi.



"Hingga saat ini telah tersambung empat rumah tangga miskin di Kota Makassar dan kabupaten sekitarnya," tutur Bambang dalam keterangan tertulisnya.

Salah satu pelanggan yang disambung listriknya secara gratis, Siti Maemunah, menyampaikan rasa syukur dan terimakasihnya kepada PLN karena program tersebut.

Bambang menjelaskan, keluarga yang menyambung dengan levering (sambung langsung) membayar lebih mahal dibandingkan keluarga yang tersambung listriknya langsung ke PLN. Sebagai contoh, keluarga yang menyambung listrik secara langsung menghabiskan biaya kurang lebih Rp40.000 per bulannya, sedangkan apabila menggunakan listrik PLN dengan daya 450 VA pelanggan hanya membayar kurang lebih Rp30.000.

"Selain menghemat Rp10.000, pelanggan juga dapat lebih banyak menggunakan peralatan listrik seperti lampu, pemasak nasi, televisi, dan setrika," tuturnya.
(fjo)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak