alexametrics

IHSG Berpotensi Terkoreksi, Cermati Enam Saham Ini

loading...
IHSG Berpotensi Terkoreksi, Cermati Enam Saham Ini
Jenuh beli, IHSG pada perdagangan hari ini diprediksi berpotensi terkoreksi. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diprediksi berpotensi terkoreksi seiring sentimen negatif dari ketidakpastian yang disebabkan kelanjutan perang dagang Amerika Serikat (AS) dan China.

"Sementara, berdasarkan indikator, MACD sudah berhasil membentuk pola golden cross di area negatif. Demikian pula Stochastic dan RSI sudah menunjukkan overbought atau jenuh beli," ungkap analis Reliance Sekuritas, Lanjar Nafi di Jakarta, Senin (25/3/2019).

Dia menambahkan, terlihat pula pola hanging man candle yangbergerak ke atas menuju ke area overbought. Namun, imbuh dia, juga terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi penguatan lanjutan.



"Di sisi lain, terlihat pola hanging man candle yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area support," jelasnya.

Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut:

1. ANTM
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish doji star candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi Beli" pada area level 945-965, dengan target harga secara bertahap di level 990, 1.035, 1.075 dan 1.235. Support: 915.

2.GMFI
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis tengah dari bollinger dan terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. "Akumulasi Beli" pada area level 274–282, dengan target harga secara bertahap di level 296, 330 dan 364. Support: 270 & 262.

3. INCO
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi Beli" pada area level 3.500-3.550, dengan target harga secara bertahap di 3.580, 3.780, 3.950 dan 4.110. Support: 3.450.

4. LSIP
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish homing pigeon candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. "Akumulasi Beli" pada area level 1.130-1.150, dengan target harga secara bertahap di 1.200, 1.280, 1.470 dan 1.660. Support: 1.090.

6. PGAS
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola tweezer bottom candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. "Akumulasi Beli" pada area level 2.340–2.360, dengan target harga secara bertahap di 2.390, 2.440, 2.480, 2.640, 2.810 dan 2.970. Support: 2.310.

7. PPRO
Saat ini bahwa pergerakan harga bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. "Akumulasi Beli" pada area level 155–158, dengan target harga secara bertahap secara bertahap di level 166, 169, 172 dan 184. Support: 155 dan 151.
(fjo)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak