alexametrics

Harga Minyak Dunia Tenggelam Dihantam Peningkatan Pasokan AS

loading...
Harga Minyak Dunia Tenggelam Dihantam Peningkatan Pasokan AS
Harga minyak mentah dunia pada perdagangan, Rabu (27/3/2019) tercatat lebih rendah untuk kembali tenggelam setelah kenaikan tak terduga pasokan minyak AS. Foto/Ilustrasi
A+ A-
TOKYO - Harga minyak mentah dunia pada perdagangan, Rabu (27/3/2019) tercatat lebih rendah untuk kembali tenggelam setelah laporan industri menunjukkan kenaikan yang tak terduga dalam pasokan minyak Amerika Serikat (AS). Namun kerugian sedikit tertahan oleh isu-isu yang mempengaruhi output dari negara-negara produsen termasuk Venezuela.

Seperti dilansir Reuters, hari ini harga minyak mentah berjangka Brent yang menjadi patokan Internasional diperdagangkan pada level USD67.85 per barel atau lebih rendah 12 sen yang setara 0,2%. Sebelumnya pada Selasa, kemarin sempat meningkat 76 sen untuk menyentuh level USD67.97 per barel, tidak jauh di bawah level tertinggi USD68.69/barel yang dicapai pada tanggal 21 Maret.

Sedangkan harga minyak mentah AS jatuh 9 sen atau 0,2% ke posisi USD59,85 per barel. Sementara patokan AS naik lebih tinggi USD1,12 yang setara dengan 1,9% di posisi USD59.94 per barel dalam sesi sebelumnya. American Petroleum Institute, sebuah organisasi perdagangan, mengutarakan bahwa persediaan minyak mentah AS naik 1,9 juta barel minggu terbaru, sementara analis telah prakiraan penurunan dari 1,2 juta barel.



Pasar sedang menunggu untuk melihat apakah angka resmi pada hari Rabu akan mengkonfirmasi. Di sisi lain Venezuela sebagai pengekspor utama minyak minyak, pada beberapa ladang minyak tidak mampu melanjutkan operasinya mengikuti pemadaman listrik besar pada hari Senin.

Harga minyak sendiri sudah meningkat lebih dari 25% tahun ini, didukung oleh pasokan oleh organisasi negara pengekspor minyak dan produsen utama lainnya, bersama dengan sanksi AS pada ekspor dari Venezuela dan Iran. Tapi kekhawatiran tentang permintaan terbatas reli minyak saat manufaktur data dari Asia, Eropa dan Amerika Serikat menunjuk perlambatan ekonomi.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak