alexametrics

Wall Street Menanjak Naik Terdongkrak Kebangkitan Saham Keuangan

loading...
Wall Street Menanjak Naik Terdongkrak Kebangkitan Saham Keuangan
Wall Street menanjak naik pada perdagangan, Selasa waktu setempat usai terdongkrak kebangkitan saham sektor keuangan setelah sempat menelan kerugian dalam lima hari. Foto/Ilustrasi
A+ A-
NEW YORK - Wall Street menanjak naik pada perdagangan, Selasa waktu setempat usai terdongkrak kebangkitan saham sektor keuangan setelah sempat menelan kerugian dalam lima hari. Sementara itu imbal hasil obligasi Amerika Serikat (AS) stabil di atas posisi terendah.

Sektor keuangan dalam indeks S & P 500 mendapatkan dorongan hingga 1,1% sekaligus menjadi persentase harian terbesar sejak 15 Februari. Indeks S & P 500 kembali mencetak keuntungan setelah penyusutan dalam dua sesi, dipicu oleh kekhawatiran tentang memperlambat pertumbuhan ekonomi global.

"Ada stabilisasi di pasar obligasi dan ada pembalikan. Pasar adalah hasil darinya, tidak ada keraguab tentang hal itu," kata Krosby Quincy, seorang strategi pasar utama dari Prudential keuangan di Newark, New Jersey. Menurutnya bika hal ini berlanjut, yield kurva pembalikan dipandang sebagai indikator resesi mungkin satu sampai dua tahun.



Sentimen positif yang juga menjadi pendorong bagi bursa saham yakni indeks energi S & P melompat 1,5% hingga memimpin persentase keuntungan antara sektor lain. Kondisi tersebut imbas kenaikab harga minyak seiring pangkas pasokan yang dipimpin OPEC dan harapan stok minyak AS dapat lebih rendah.

Dow Jones Industrial Average tercatat meningkat mencapai sebesar 140,9 poin yang setara dengan 0,55% ke level 25.657,73 untuk mengiringi lonjakan indeks S & P 500 usai mendapatkan tambahan 20,1 poin atau 0,72% menjadi 2.818,46. Selanjutnya komposit Nasdaq juga lebih tinggi usai nelompat 53,98 poin atau 0,71% di posisi 7.691,52.

Sahan Apple Inc berakhir turun 1%, membalikkan keuntungan di awal, setelah hakim perdagangan AS direkomendasikan Qualcomm Inc menang atas larangan penjualan beberapa model iPhone Apple yang menggunakab chip yang dibuat oleh Intel Corp dalan sengketa paten.

Investor juga masih mencerna indeks keyakinan konsumen yang memperlihatkan pelemahan untuk bulan Maret, serta data perumahan yang kurang bagus dari yang diharapkan pada bulan Februari.

Sementara sahan Karnaval Corp jatuh 8,7% usai perusahaan memangkas proyeksi laba tahunan. Volume perdagangan bursa sahan AS mencapai sebesar 6,55 miliar saham, atau lebih rendag dibandingkan dengan rata-rata 7,66 miliar untuk sesi penuh selama 20 terakhir hari perdagangan.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak