alexametrics

Harga Minyak Perpanjang Kerugian Karena Kenaikan Pasokan AS

loading...
Harga Minyak Perpanjang Kerugian Karena Kenaikan Pasokan AS
Harga minyak pada Kamis ini memperpanjang kerugian. Foto/Ilustrasi SINDOnews
A+ A-
SINGAPURA - Harga minyak mentah kembali melemah pada Kamis (28/3/2019), memperpanjang kerugian selama dua hari beruntun, setelah data menunjukkan pasokan minyak Amerika Serikat naik signifikan.

Melansir dari Reuters, harga minyak mentah berjangka internasional, Brent, turun 20 sen alias 0,3% menjadi USD67,63 per barel pada pukul 00:45 GMT. Rabu kemarin, Brent ditutup melemah 0,2%.

Harga minyak mentah berjangka AS, West Texas Intermediate (WTI) melemah 23 sen atau 0,4% ke level UD59,18 per barel. Kemarin, harga WTI ditutup turun 0,9%.



Upaya Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan Rusia atau dikenal OPEC +, dengan memangkas produksi demi menaikkan harga, belum banyak berbicara. Pasalnya, AS terus meningkatkan produksi dan persediaan minyaknya.

"Jatuhnya harga minyak ini karena kekhawatiran akan perlambatan ekonomi global dan meningkatnya produksi AS. Sehingga penurunan produksi oleh OPEC hanya bersifat jangka pendek," kata Edward Moya, analis pasar senior, OANDA di Singapura.

Data Administrasi Informasi Energi (EIA) menyatakan persediaan minyak mentah AS di pekan lalu, naik sevesar 2,8 juta barel. Angka ini jauh lebih tinggi dari perkiraan yaitu 1,2 juta barel.

Sementara itu, produksi minyak Rusia, sekutu terbesar OPEC, dikabarkan memproduksi minyak rata-rata 11,3 juta barel per hari sepanjang bulan Maret ini. Angka tersebut tidak jauh berbeda dengan bulan sebelumnya, sebesar 11,34 juta barel.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak