alexametrics

Sudah 10,3 Juta Wajib Pajak Orang Pribadi Lapor SPT

loading...
Sudah 10,3 Juta Wajib Pajak Orang Pribadi Lapor SPT
Menkeu Sri Mulyani dalam konferensi pers di KPP Pratama Tebet, Jakarta, Jumat (29/3/2019). Foto/Rina Anggraeni
A+ A-
JAKARTA - Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat, hingga siang tadi, jumlah wajib pajak orang pribadi yang telah melaporkan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) lebih dari 10,3 juta. Jumlah ini meningkat 9,4% dari tahun lalu.

"Hingga siang jam 13.00 WIB tadi, jumlahnya terus meningkat menjadi 10.324.265 orang pribadi yang telah menyerahkan SPT-nya," ujar Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani dalam konferensi pers di KPP Pratama Tebet, Jakarta, Jumat (29/3/2019).

Dia menyatakan, dari jumlah pelaporan tersebut mayoritas wajib pajak menggunakan sistem online atau disebut e-filling. Hal itu terlihat dari penurunan jumlah wajib pajak orang pribadi yang melakukan pelaporan secara manual mencapai 66,29% dari tahun sebelumnya.



"Perkembangan dari orang pribadi yang melaporkan SPT melalui e-filling meningkat sangat besar, tumbuh mencapai 23,68%," jelasnya

Namun, Menkeu tetap menekankan kepada seluruh Kantor Pelayanan Pajak (KPP) di Indonesia untuk tetap melayani masyarakat yang melakukan pelaporan secara manual, juga masyarakat yang datang untuk mencari informasi seputar pelaporan SPT. Sebab menurutnya, pelayanan tetap perlu dilakukan mengingat masyarakat telah melakukan pembayaran pajak, juga melaporkannya dengan kerelaan hati.

"Saya senang dapat feedback dari banyak masyarakat yang mengakui pelayanan DJP di setiap kantor semakin membaik. Mereka (para pegawai pajak) aktif menanyakan, memberi informasi, membantu dalam menghitung kewajiban membayar pajaknya. Kami di kantor pajak terbuka bagi masyarakat untuk datang," tegasnya.

Untuk diketahui, tenggat waktu pelaporan SPT bagi wajib pajak orang pribadi semakin dekat, yakni pada Senin, 1 April 2019. Batas waktu itu pun telah diperpanjang mengingat tenggat waktu sebenarnya yang pada 31 Maret 2019, jatuh pada hari Minggu yang merupakan hari libur.

"Dari tanggal 31 Maret itu karena hari Minggu kita beri sedikit keleluasaan (bergeser) ke hari Senin-nya pada 1 April. Masyarakat boleh serahkan SPT orang pribadi tanpa dikenakan sanksi," tandasnya.
(fjo)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak