alexametrics

Ditjen Hubud Siap Mengawasi Peraturan Baru Tarif Penerbangan

loading...
Ditjen Hubud Siap Mengawasi Peraturan Baru Tarif Penerbangan
Ditjen Hubud Kementerian Perhubungan siap mengawal dan mengawasi peraturan baru tarif penerbangan. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan menyatakan siap mengawal dan mengawasi operator penerbangan dalam mematuhi peraturan baru terkait tarif pesawat.

Pada Jumat kemarin, Kemenhub merilis dua aturan baru terkait tarif penerbangan. Yaitu Peraturan Menteri Nomor PM 20 Tahun 2019 tentang Tata Cara dan Formulasi Perhitungan Tarif Batas Atas Penumpang Pelayanan Kelas Ekonomi Angkutan Udara Niaga Berjadwal Dalam Negeri.

Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 72 Tahun 2019 Tentang Tarif Batas Atas Penumpang Pelayanan Kelas Ekonomi Angkutan Udara Niaga Berjadwal Dalam Negeri.



Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Polana Banguningsih Pramesti, menjelaskan sebagai regulator, pihaknya diberikan mandat untuk mengatur dan mengawasi tarif. Tujuannya melindungi konsumen dari tarif pesawat yang tinggi serta menjaga persaingan sehat di antara maskapai nasional. Hal ini sesuai amanat UU No 1 Tentang Penerbangan.

"Kami secara terus menerus melakukan pengamatan dan pembahasan sejak terjadinya kenaikan tarif tiket pesawat dengan memperhatikan serta keberlangsungan industri penerbangan saat ini. Untuk itu, diharapkan kepada seluruh operator penerbangan dapat menindaklanjuti esensi dari dua inti aturan baru yang telah ditetapkan tersebut," kata Polana di Jakarta, Sabtu (30/3/2019).

Lanjut Polana, pihaknya akan melakukan evaluasi terhadap besaran tarif secara berkala setiap 3 bulan dan/atau sewaktu-waktu jika terjadi perubahan signifikan yang mempengaruhi keberlangsungan kegiatan badan usaha angkutan udara.

Selain itu, Ditjen Hubud juga menyampaikan apresiasi kepada maskapai yang menurunkan tarif pesawat dan meminta maskapai melakukan penurunan tarif secara konsisten.

"Apresiasi terhadap Garuda Indonesia yang memberikan diskon kepada konsumennya dan Lion Air Group yang melakukan penurunan harga tiket. Semoga inisiatif ini dapat diikuti pula maskapai-maskapai penerbangan lainnya sehingga minat masyarakat untuk menggunakan moda transportasi udara kembali meningkat," tutup Polana.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak