alexametrics

Tingkatkan Wisman, Kemenpar Promosikan Penerbangan Perth-Lombok

loading...
Tingkatkan Wisman, Kemenpar Promosikan Penerbangan Perth-Lombok
Kementerian Pariwisata bersama AirAsia menggelar Tourism Sales Mission di Perth Australia. Foto/Dok.Kemenpar
A+ A-
JAKARTA - Kementerian Pariwisata terus berupaya membuka akses penerbangan langsung ke berbagai destinasi di dunia. Tujuannya untuk mencapai target 20 juta kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Tanah Air.

Untuk itu, Kemenpar bekerjasama dengan maskapai AirAsia yang akan membuka penerbangan langsung dari Perth Australia ke Lombok Nusa Tenggara Barat pada 9 Juni 2019. Kemenpar bersama AirAsia menggelar Tourism Sales Mission di Perth, Australia barat, pada 28 Maret 2019.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kementerian Pariwisata, Rizki Handayani, mengatakan Sales Mission ini dilakukan sebagai salah satu bentuk promosi untuk mengundang wisman datang ke Indonesia.



"Tujuannya meningkatkan jejaring dan kontak bisnis antara seller Indonesia dan buyer Australia. Selain itu, mempromosikan rute baru penerbangan langsung Perth-Lombok oleh maskapai Air Asia yang akan memulai penerbangan perdananya pada 9 Juni mendatang," katanya, dalam keterangan resmi, Sabtu (30/3/2019).

Rizki menambahkan, Kemenpar memfasilitasi 14 industri pariwisata asal Lombok, termasuk dari pihak maskapai penerbangan AirAsia, serta perwakilan dari BPPD NTB dan GIPI. Hal ini sebagai bentuk upaya Indonesia membangkitkan dan menggairahkan kembali perekonomian masyarakat NTB melalui sektor pariwisata pasca-bencana yang terjadi.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah kunjungan wisatawan Australia ke Indonesia sepanjang 2018 menempati posisi lima besar, dengan angka 1,3 juta atau 8,23% dari total wisman.

"Penetrasi pasar wisman akan terus dilakukan Kemenpar untuk mengejar target 20 juta wisman pada tahun ini. Termasuk Australia yang mempunyai potensi pasar yang cukup menjanjikan," ujarnya.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak