alexametrics

Ini 5 Negara yang Upah Minimumnya Jauh Lebih Rendah dari Indonesia

loading...
Ini 5 Negara yang Upah Minimumnya Jauh Lebih Rendah dari Indonesia
Upah minimum di sejumlah negara ternyata masih banyak yang jauh di bawah upah minimum di Indonesia. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Upah minimum menjadi salah satu hal yang paling diributkan sepanjang tahun di Indonesia. Khususnya bagi para pekerja, upah minimum amat penting untuk disesuaikan dengan harga-harga kebutuhan pokok yang terus naik sepanjang tahun.

Saat ini, standar upah di Indonesia beragam, di mana masing-masing provinsi memiliki besaran yang berbeda. Semua tergantung dari inflasi dan biaya hidup di suatu daerah. Sebut saja, UMP DKI Jakarta tahun 2019 adalah Rp3,9 juta per bulan, sementara di Yogjakarta Rp1,5 juta per bulan.

Biasanya, besaran tersebut akan naik setiap tahunnya. Kenaikan diputuskan oleh pemerintah melalui menteri ketenagakerjaan. Bagi buruh, besaran upah minimum yang ditetapkan biasanya masih dirasa kurang memadai. Tapi, sebagai perbandingan, masih ada negara-negara lain yang memiliki upah minimum jauh di bawah Indonesia.

Seperti dilansir moneysmart.id, berikut upah minimum di sejumlah negara yang nilainya masih jauh di bawah Indonesia yang bersumber dari data minimum-wage.org ini.

1. Upah minimum Lesotho, hanya Rp700.000-an per bulan
Lesotho adalah sebuah negara kerajaan yang terletak di kawasan Afrika Selatan. Penduduknya tak begitu banyak, sekitar 2,1 juta jiwa. Negara kecil ini memiliki upah minimum yang masih jauh dibandingkan Jakarta atau Yogyakarta. Setahunnya, rata-rata upah di negara itu hanya USD664 atau sekitar Rp9,4 jutaan. Berarti kalau dibagi 12, per bulannya para pekerjanya hanya mengantongi Rp700.000-an.

2. Sierra Leone, Rp250.000-an per bulan
Selanjutnya ada Sierra Leone, negara miskin yang terletak di Afrika Barat. Upah minimum rata-rata pekerjanya adalah USD211 per tahun atau sekitar Rp3 jutaan. Jadi, per bulan cuma sekkitar Rp250.000-an.

Padahal Sierra Leone merupakan negara yang kaya akan berlian. Tapi sekitar 70% warganya hidup dalam kemiskinan. Besaran gaji minimum ini sudah ditetapkan oleh pemerintah setempat, dan perusahaan wajib menaatinya.

3. Tajikistan, Rp558.000 per bulan
Bergeser ke Asia, ternyata ada juga yang memiliki upah minimum memprihatinkan. Salah satunya Tajikistan. Di negara yang berdempetan langsung dengan Afghanistan, China, dan Uzbekistan ini UMP per tahunnya hanya USD477 atau Rp6,7 jutaan, sehingga per bulannya para pekerja di sana mendapatkan upah rata-rata Rp500.000-an. Besaran upah itu sejak tahun 2013 belum direvisi.

4. Uzbekistan, Rp575.000 per bulan
Siapa sangka kalau upah minimum Uzbekistan lebih rendah dari Indonesia? UMP negara bekas pecahan Uni Soviet ini hanya sekitar USD490 per tahun atau kalau dirupiahkan hanya Rp6,9 jutaan atau Rp575.000 per bulan.

Padahal, negara ini dulunya adalah salah satu negara terpenting di dunia. Negara ini menghubungkan jalur perdagangan antara Eropa dan Asia dan menjadi salah satu pelabuhan tersibuk pada masanya.

5. Uganda, Rp100.000-an per bulan
Uganda memang sudah berkali-kali menyandang predikat negara termiskin. Upah per tahunnya rata-rata hanya USD95 saja atau Rp1,3 jutaan sehingga jika dibagi 12 bulan hanya sekitar Rp100.000-an.
(fjo)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak