alexametrics

BPS Catat Nilai Tukar Petani Turun 0,21%

loading...
BPS Catat Nilai Tukar Petani Turun 0,21%
Kepala BPS Suhariyanto. Foto/SINDOnews/Rina Anggraeni
A+ A-
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai tukar petani (NTP) turun 0,21% menjadi 102,73 pada bulan Maret, dibandingkan bulan Februari.

"Penurunan NTP pada Maret disebabkan kenaikan indeks harga hasil produksi pertanian lebih rendah dibandingkan kenaikan pada indeks harga barang dan jasa yang dikonsumsi rumah tangga maupun untuk keperluan produksi petani," ujar Kepala BPS Suharyanto di Jakarta, Senin, (1/4/2019).

Sambung dia, NTP Provinsi DKI Jakarta mengalami penurunan terbesar, yaitu 2,43% dibandingkan penurunan NTP provinsi lainnya.



"Sebaliknya, NTP Provinsi Sulawesi Tenggara mengalami kenaikan tertinggi, yaitu 1,41% dibandingkan kenaikan NTP provinsi lainnya," jelasnya

Pada Maret 2019 terjadi inflasi perdesaan di Indonesia sebesar 0,33%, dengan kenaikan indeks tertinggi terjadi pada kelompok pengeluaran bahan makanan.

Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) nasional Maret 2019 sebesar 111,14 atau turun 0,04% dibanding NTUP bulan sebelumnya.

Dari 2.135 transaksi penjualan gabah di 28 provinsi selama Maret 2019, tercatat transaksi gabah kering panen (GKP) 69,04%, gabah kering giling (GKG) 8,99%, dan gabah kualitas rendah 21,97%.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak