alexametrics

IHSG Masih Berpotensi Terkoreksi, Simak Saham-Saham Ini

loading...
IHSG Masih Berpotensi Terkoreksi, Simak Saham-Saham Ini
IHSG dinilai berpotensi melemah pada perdagangan hari ini. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Memasuki hari keempat bulan April, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan terkoreksi. Analis dari Reliance Sekuritas Lanjar Nafi mengatakan bahwa pergerakan indeks pada hari ini membentuk pola golden cross di area negatif.

"Berdasarkan indikator, MACD telah membentuk pola golden cross di area negatif. Sementara itu, Stochastic dan RSI masih berada di area netral," ujar Lanjar di Jakarta, Kamis (4/3/2019).

Selanjutnya, Lanjar mengatakan terlihat pola bearish inside bar yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar. "Pergerakan IHSG berpeluang menuju ke area support," katanya.



Berdasarkan prediksi tersebutt, Lanjar merekomendasikan sejumlah saham yang dinilai dapat menjadi pertimbangan investor sebagai berikut:

1. ACES
Pergerakan harga telah menguji garis EMA 200 sehingga peluang terjadinya rebound terbuka lebar. Dia menyarankan akumulasi beli pada area level 1.740-1.770, dengan target harga secara bertahap di level 1.800 dan 1.850, dengan support di 1.740 dan 1.720.

2. ADRO
Saat ini pergerakan harga saham ini bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. Dia merekomendasikan akumulasi beli pada level 1.310-1.330 dengan target harga secara bertahap di level 1.370, 1.415, 1.515 dan 1615. Sementara level support di 1.290.

3. BBTN
Fase akumulasi menurutnya mulai terlihat dalam rangka pembentukkan pola uptrend. Dia merekomendasikan akumulasi beli pada area 2.320-2.340, dengan target harga secara bertahap di level 2.440, 2.560, 2.710, 3.060 dan 3.410. Support: 2280.

4. INKP
Saat ini bahwa pergerakan harga bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola tweezer bottom candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. Lanjar menyarankan akumulasi beli pada area level 8.125-8.325 dengan target harga secara bertahap di level 8.800 dan 9.350. Support: 7.900.

5. PPRO
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola tweezer bottom candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. Akumulasi beli menurutnya layak dilakukan pada area level 141-144, dengan target harga secara bertahap secara bertahap di level 148, 160, 172 dan 184. Support: 141 dan 136.

6. SCMA
Saat ini bahwa pergerakan harga bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish pin bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. Dia merekomendasikan akumulasi beli pada area level 1.600-1.650, dengan target harga secara bertahap di level 1.690 dan 1.740. Support: 1590.

Sementara, analis dari PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Suryawijaya, memproyeksikan IHSG di hari ini akan bergerak di kisaran 6.386-6.498. "Pekan pendek yang dilalui IHSG saat ini sedikit banyak memberikan peluang IHSG untuk kembali terkonsolidasi dengan pola tekanan yang cukup terbatas," ujar William.

Dia mengatakan, momentum koreksi wajar dapat dimanfaatkan untuk melakukan akumulasi pembelian dengan target investasi jangka panjang. Sejumlah saham yang menurutnya bisa dicermati pada perdagangan hari ini adalah BBCA, TLKM, HMSP, JSMR, ADHI, WTON, WIKA,TOTL, ICBP.
(fjo)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak