alexametrics

Emi Surya Dewi: Tidak Lupa Tanggung Jawab Sebagai Ibu

loading...
Emi Surya Dewi: Tidak Lupa Tanggung Jawab Sebagai Ibu
Emi Surya Dewi: Tidak Lupa Tanggung Jawab Sebagai Ibu. (Dok. Loket).
A+ A-
JAKARTA - Selain memiliki tanggung jawab di kantor, Chief Financial Officer LOKET Emi Surya Dewi juga punya tanggung jawab lain sebagai istri dan ibu di rumah. Menurut dia, terkadang sangat sulit membagi waktu diantara keduanya. Namun, dia selalu berusaha memanfaatkan waktu di tengah kepadatan itu untuk tetap berhubungan dengan keluarga, dengan suami dan anaknya.

Misalnya, hal-hal sederhana seperti menanyakan ke suami soal makan siang, pekerjaan dan jam berapa kira-kira akan sampai di rumah. Sedangkan kepada sang anak, Emi biasanya menanyakan kegiatan di sekolah dan cerita kesehariannya dengan teman-temannya.

Dia mengaku tetap berusaha menjaga keseimbangan dalam menjalankan kedua peran tersebut, baik di kantor maupun saat bersama keluarga di rumah. "Hal lainnya mungkin sekadar me-time dengan membaca buku, tapi ini juga jarang sekali terjadi," kata wanita kelahiran Surabaya itu.



Bicara soal hobi, salah satu yang membuat dirinya tidak berhenti bersyukur adalah pekerjaannya di perusahaan teknologi yang bisnis intinya adalah hiburan. Jadi, Emi bisa bekerja sambil menjalankan hobinya. Dalam hal ini, LOKET seringkali mendapatkan kepercayaan bekerjasama untuk pengelolaan event-event besar seperti konser dan festival musik di seluruh Indonesia. Dengan demikian, sambil bekerja Emi bisa traveling keliling Indonesia dan menikmati ragam kuliner daerahnya.

Tidak hanya di Indonesia, hal yang sama juga terjadi ketika dirinya sedang menonton konser di luar negeri meskipun teknologi event management-nya tidak dikelola oleh LOKET. "Saya juga mendapatkan wawasan mengenai teknologi yang digunakan di event tersebut dan juga kesuksesan acara dalam pengelolaannya sehingga kemudian ini menjadi bahan saya untuk berdiskusi bersama tim," terang wanita lulusan University of Haven, Amerika Serikat (AS).

Sementara itu, ketika traveling dia mengaku selalu menyempatkan diri untuk mencoba makanan khas dari daerah tersebut. Menu kesukaannya adalah olahan daging seperti sate dan daging panggang.

Emi mengakui, keluarga sangat berperan dalam kesuksesanya. Mereka selalu mendukung apa saja yang dilakukan termasuk dalam karier. Sepanjang perjalanan karier dan setiap tahapannya, dia selalu berdiskusi dengan keluarga, terutama suami. Dari diskusi itu, dirinya menyampaikan mengenai tawaran yang diberikan, bagaimana tanggung jawabnya di kantor dan lain sebagainya. "Bisa dibilang mereka ada di setiap langkah karier saya hingga saat ini," imbuh dia.

Emi pun bercerita, terkadang ketika melihat orang-orang sukses yang ada di sekitarnya, muncul perasaan iri sekaligus semangat yang memacu dirinya untuk menjadi sosok yang sukses juga. Lantaran didorong oleh rasa iri (dalam pengertian positif), terkadang seseorang cenderung begitu semangat sampai mengupayakan berbagai cara agar bisa meraih kesuksesan dalam waktu cepat, sampai-sampai mereka lupa bahwa sukses itu bukan usaha semalam, melainkan hasil dari usaha yang dilakukan dalam jangka waktu lama.

“Untuk mencapai itu, kita harus sabar dan terus belajar lagi, dan jangan lupa kita juga membutuhkan bantuan orang lain, yaitu tim kita. Buat saya, fokus pada tujuan utama, kerja keras dan memiliki attitude bekerja dalam tim yang baik adalah modal utama untuk meraih kesuksesan," pungkasnya. (Kunthi Fahmar Sandy)
(nfl)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak