alexametrics

Prabowo Janjikan Tarif Listrik Turun, Luhut: Bukan Persoalan Sederhana

loading...
Prabowo Janjikan Tarif Listrik Turun, Luhut: Bukan Persoalan Sederhana
Menko Luhut menanggapi, janji Capres dan Cawapres Nomor Urut 02 yang akan langsung menurunkan tarif dasar listrik (TDL) dalam 100 hari pertama. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan menanggapi, janji Capres dan Cawapres Nomor Urut 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno yang akan langsung menurunkan harga-harga kebutuhan pokok, termasuk tarif dasar listrik (TDL) dalam 100 hari pertama pemerintahannya. Menurut Luhut, penurunan tarif listrik harus melihat keseimbangan karena bukan soal sederhana.

"Saya bilang kalau mau menurunkan harga, mesti lihat keseimbangannya semua. Saya mau turunin! tau bagaimana harga produksi?. enggak bisa sesederhana itu," ujar Menko Luhut di kantor Kemenko Bidang Kemaritiman, Jakarta, Senin (8/4/2019).

Sambung dia menekankan, bahwa pemerintahan Jokowi Widodo dan Jusuf Kalla sudah memiliki program tarif listrik akan turun tanpa membuat PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) merugi. Salah satunya adalah dengan mendorong penggunaan lampu panel surya yang sudah diterapkan di daerah. "Kami sekarang bikin lampu panel, itu bantu peran daerah juga, bisa kurangi tagihan listrik juga. Jadi dia tidak perlu beli dari sana (PLN)," jelasnya.



Sebelumnya Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menerangkan, telah mempunyai aturan yang memperkenankan rumah, gedung, hingga mal memasang panel surya. Aturan tersebut diatur dalam Peraturan Menteri (Permen) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) nomor 49/2018 terkait Penggunaan Sistem Penggunaan Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap oleh Konsumen PT PLN (Persero).

Dengan aturan tersebut, konsumen PLN bisa melakukan ekspor-impor energi listrik ke PLN. Sehingga, penggunaan listrik dari PLN berkurang yang nantinya bisa mengurangi tagihan listrik. Dengan memasang PLTS atap secara on grid, maka konsumen dapat menurunkan biaya tagihan listriknya secara signifikan, minimal 30%.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak