alexametrics

Kepala Bappenas Soroti Tingginya Angka Pengangguran di Jakarta

loading...
Kepala Bappenas Soroti Tingginya Angka Pengangguran di Jakarta
Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro. Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional mencatat kemiskinan di DKI Jakarta mengalami penurunan secara nasional. Kendati demikian, angka pengangguran di ibukota masih tinggi.

Tercatat kemisikinan di Jakarta turun menjadi 3,55% atau sekitar 350 ribu keluarga yang miskin. Tetapi angka pengangguran di DKI Jakarta masih tinggi sekitar 6,24%.

"Kemiskinan di DKI Jakarta turun yakni mencapai 3,55% atau sekitar 350 ribu. Mereka perlu dibantu untuk keluar dari kemiskinan. Dan pengangguran di DKI Jakarta masih tinggi yakni 6,24%. Ini perlu jadi perhatian, kita harus dorong," ujar Menteri PPN/Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro di Gedung Balai Kota di Jakarta, Rabu (10/4/2019).



Bambang mengungkapkan pengangguran di DKI Jakarta lebih tinggi dikarenakan rendahnya investasi yang membuat sedikitnya lapangan pekerjaan.

"Pengangguran DKI lebih tinggi dibandingkan nasional karena investasi susah. Ini berdampak pada lapangan kerja, sehingga banyak pengangguran," jelasnya.

Untuk itu, Bambang berpesan kepada Pemprov DKI Jakarta agar meningkatkan investasi agar lapangan kerja di ibukota menjadi luas. Hal ini juga bisa menggenjot pengembangan ekonomi di wilayah Indonesia.

"Pengangguran di DKI ini perlu jadi perhatian dan kita harus dorong, dengan mengembangkan kegiatan ekonomi. Kita harus meningkatkan investasi," tandasnya.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak