alexametrics

Damri Pastikan Karyawan Tidak Ada Ikutan Kampanye Terselubung

loading...
Damri Pastikan Karyawan Tidak Ada Ikutan Kampanye Terselubung
Direktur Utama Damri, Setia Milatia Moemin (kanan depan). Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Perum Damri memastikan tidak akan melakukan kampanye atau kegiatan politik terselubung dengan mengerahkan karyawannya. Djawatan Angkutan Motor Republik Indonesia menyatakan perusahaan lebih memfokuskan meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada konsumen daripada kegiatan politik praktis.

"Damri sudah sangat sibuk dengan berbagai kegiatan untuk terus meningkatkan kinerja, agar memberikan layanan yang semakin baik kepada masyarakat," ujar Direktur Utama Damri, Setia Milatia Moemin di Jakarta, Kamis (11/4/2019).

Milatia menambahkan, sebagai BUMN bidang transportasi, perusahaan akan menjalankan bisnis secara transparan, profesional, dan meningkatkan kualitas perseroan. Baca: Rini Nyatakan Perayaan HUT BUMN Diundur Menjadi 20 April



"Kami dituntut untuk dapat menjalankan bisnis secara profesional, transparan, dan lincah," terang Milatia.

Sikap Damri untuk tidak melakukan kampanye terselubung seiring dengan profesionalitas BUMN. Sebelumnya, BUMN akan melakukan kegiatan perayaan ulang tahun ke-21 Kementerian BUMN pada 13 April mendatang.

Kegiatan tersebut berbarengan dengan kampanye akbar Calon Presiden Nomor Urut 01. Sontak, acara perayaan ultah itu menuai protes karena dituding akan mengerahkan pegawai BUMN untuk kampanye terselubung.

Namun, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soemarno, membantah keras jika kegiatan perayaan HUT ke-21 Kementerian BUMN merupakan kampanye terselubung.

Rini mengatakan perayaan HUT ke-21 BUMN dilakukan secara meriah sebagai ungkapan rasa syukur atas prestasi yang telah dicapai oleh BUMN. Belakangan, Rini menyatakan pihaknya mengundurkan perayaan HUT menjadi tanggal 20 April seusai Pemilu.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak