alexametrics

Produk Baja Indonesia Bebas dari Pengenaan Safeguard Kanada

loading...
Produk Baja Indonesia Bebas dari Pengenaan Safeguard Kanada
Ekspor lima dari tujuh kelompok produk baja Indonesia ke Kanada masih aman dari pengenaan tindakan pengamanan perdagangan (safeguard) Kanada. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Ekspor lima dari tujuh kelompok produk baja Indonesia ke Kanada masih aman dari pengenaan tindakan pengamanan perdagangan (safeguard) Kanada. Lima kelompok produk tersebut mencakup sekitar 70 kode HS sebagaimana diumumkan Otoritas Kanada atas hasil akhir penyelidikan yang terbit pada 3 April 2019.

“Hasil penyelidikan mengungkapkan bahwa lima kelompok produk baja tidak terbukti memberikan kerugian serius bagi industri Kanada akibat lonjakan impor. Sedangkan, dua kelompok produk lainnya dikenakan tindakan safeguards,” terang Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) Oke Nurwan di Jakarta, Kamis (11/4).

Lima kelompok produk baja yang dibebaskan pengenaan safeguard adalah concrete reinforcing bar, energy tubular goods, hot rolled sheet, pre-painted steel, dan wire rod. Sementara itu, dua kelompok produk yang dikenakan safeguard yaitu heavy plate dan stainless steel wire.



Oke melanjutkan, pembebasan lima kelompok produk baja dari pengenaan safeguard berpotensi meningkatkan volume dan memperluas pasar ekspor Indonesia di Kanada. Sejauh ini, dari tujuh produk yang diselidiki, Indonesia baru aktif melakukan ekspor produk concrete reinforcing bar dan energy tubular goods ke Kanada dengan nilai masing-masing USD14 juta dan USD5,6 juta pada 2018.

Penyelidikan yang dimulai pada 10 Oktober 2018 ini dipicu oleh kebijakan restriktif tarif global Amerika Serikat (AS) terhadap impor baja sebesar 25% dan aluminium 10% sejak Maret 2018. "Pemerintah Kanada berupaya meminimalisasi dampak peralihan impor dari AS sebagai akibat dari kebijakan US Global Tariff. Langkah serupa juga telah dilakukan Uni Eropa dan Turki,” lanjut Oke

Direktur Pengamanan Perdagangan Kemendag, Pradnyawati menambahkan, hasil ini tidak lepas dari upaya pembelaan Pemerintah RI dan peran serta para eksportir baja terkait yang bekerja sama dan turut mendukung upaya Pemerintah.

“Kemendag secara aktif menyampaikan keberatan terhadap penyelidikan, baik melalui pembelaan tertulis maupun secara langsung dalam proses dengar pendapat di Kanada. Selain itu, Kemendag mengapresiasi upaya pembelaan para eksportir baja nasional dan dukungannya kepada pemerintah sehingga produk ekspor baja unggulan Indonesia ke Kanada terbebas dari hambatan akses pasar," jelasnya.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak