alexametrics

Wall Street Dekati Rekor Tertinggi Saat Musim Laporan Pendapatan Perusahaan

loading...
Wall Street Dekati Rekor Tertinggi Saat Musim Laporan Pendapatan Perusahaan
Wall Street berakhir melesat dengan indeks S&P 500 mendekati rekor tertinggi saat musim laporan pendapatan perusahaan dimulai. Foto/Ilustrasi
A+ A-
NEW YORK - Wall Street berakhir melesat pada akhir perdagangan, Jumat kemarin waktu setempat dengan indeks S&P 500 mendekati rekor tertinggi saat musim laporan pendapatan perusahaan dimulai. Tercatat bank terbesar Amerika Serikat, JPMorgan Chase & Co meredam kekhawatiran bahwa musim pendapatan kuartal pertama akan mengurangi reli Wall Street.

S&P 500 saat ini berada dalam persentase dari rekor penutupan tertinggi September, dan Indeks Pengembalian Total S&P 500 mencakup dividen yang diinvestasikan kembali, pada kenyataannya memperoleh kembali rekor. Hal ini memulihkan kerugian pada beberapa bulan belakangan yang membawa indeks benchmark dalam kesalahan. Sejak itu, tiga indeks utama mencatat kenaikan kuartalan terbaik mereka dalam hampir satu dekade di kuartal pertama.

Akan tetapi telah menghabiskan April dalam pola bertahan menjelang musim pendapatan kuartal pertama. JPMorgan, secara efektif memulai musim pelaporan pendapatan kuartalan yang akan mendominasi sentimen investor dalam beberapa minggu mendatang. Raihan itu melampaui perkiraan analis, untuk kemudian mengurangi kekhawatiran bahwa melambatnya pertumbuhan ekonomi dapat membebani hasilnya. Sahamnya naik 4,7% dan memimpin reli luas di saham perbankan.



Dow Jones Industrial Average naik mencapai sebesar 269,25 poin yang setara dengan 1,03%, menjadi 26,412,3 sedangkan S&P 500 meningkat hingga 19,09 poin atau 0,66% menuju posisi 2.907,41. Sedangkan Komposit Nasdaq mendapatkan dorongan 36,81 poin atau 0,46% ke level 7.984,16. Dari 11 sektor utama dalam S&P 500, semuanya kecuali layanan kesehatan mengakhiri sesi di wilayah positif.

Analis memperkirakan perusahaan S&P 500 bakal menunjukkan penurunan laba tahunan 2,3% atau sedikit meningkat dari pembacaan terakhir, per data Refinitiv. Namun laba kuartal pertama masih terlihat mencatat kontraksi tahunan pertamanya sejak 2016. Sementara dari 29 perusahaan dalam S&P 500 yang telah melaporkan sejauh ini, 79,3% berada di atas ekspektasi analis.

Saham Walt Disney Co melonjak 11,5% ke level tertinggi sepanjang masa, memberikan dorongan terbesar bagi Dow dan S&P 500 setelah menetapkan harga layanan streaming mendatang. Pesaing streaming Netflix Inc justru turun 4,5%. Nasdaq dan Dow Jones keduanya sekitar 1,5% di bawah rekor tertinggi sebelumnya. Untuk minggu ini, S&P 500 dan Nasdaq menunjukkan kenaikan ketiga berturut-turut, sementara Dow membukukan kerugian mingguan nominal.

Di sisi lain sektor keuangan menjadi pemenang dengan persentase terbesar, lewat kenaikan 1,9% di belakang pendapatan JPMorgan Chase. Saham-saham Healthcare memperpanjang penurunannya, dengan UnitedHealth Group lebih rendah 5,2%, Anthem Inc turun 8,5% dan Humana Inc jatuh 2,8%. Indeks S&P 500 Healthcare tergelincir 1,0%.

Dalam kesepakatan energi terbesar sejak 2016, Chevron Corp mengatakan akan membeli Anadarko Petroleum Corp sebesar USD33 miliar dalam bentuk tunai dan saham. Terpantau saham Chevron merosot 4,9% setelah pengumuman, sementara Anadarko melonjak 32,0%. Sedagkan saham Boeing Co naik 2,6% karena stok pembuat pesawat pulih setelah penjualan baru-baru ini.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak