Langkah SKK Migas-Petrochina Genjot Eksplorasi Peroleh Dukungan
Kamis, 13 Juni 2024 - 16:16 WIB
loading...
A
A
A
"Setelah dilakukan uji seismik 2D dan 3D, pemetaan jauh lebih akurat tentang potensi-potensi di wilayah kerja atau blok-blok tersebut, segera lakukan eksplorasi," tuturnya.
Baca Juga: Terbanyak Sejagat, China Tes 4,5 Juta Mobil Tanpa Pengemudi di Jalan Sibuk
Menurut Sugeng, Komisi VII telah berdiskusi dengan SKK Migas dan KKKS seperti Pertamina dan KKKS besar lainnya seperti ExxonMobil, PetroChina, CNOOC, BP dan lainnya. Dalam catatannya, setidaknya ada dua hal harus dilakukan.
"Pertama, kita harus melakukan eksplorasi secara massif dan kedua melakukan EOR, karena kita memasuki produksi tahap ketiga. Ini yang harus kita dorong, karena kita percaya masih ada minyak di reservoir-reservoir yang bisa diangkat dengan EOR," ujarnya.
Sugeng menambahkan, Komisi VII DPR juga mendorong KKKS melakukan pengeboran menggunakan teknologi unconventional drilling yang sudah dilakukan di berbagai negara lain. Unconventional drilling menurutnya perlu dilakukan karena teknologi itu diketahui mampu meningkatkan produksi minyak. "Ini yang menjadi catatan-catatan kita. Di samping itu, di KKKS tingkat reserve replacement ratio masih bagus rata-rata di atas 100%," ungkapnya.
Baca Juga: Terbanyak Sejagat, China Tes 4,5 Juta Mobil Tanpa Pengemudi di Jalan Sibuk
Menurut Sugeng, Komisi VII telah berdiskusi dengan SKK Migas dan KKKS seperti Pertamina dan KKKS besar lainnya seperti ExxonMobil, PetroChina, CNOOC, BP dan lainnya. Dalam catatannya, setidaknya ada dua hal harus dilakukan.
"Pertama, kita harus melakukan eksplorasi secara massif dan kedua melakukan EOR, karena kita memasuki produksi tahap ketiga. Ini yang harus kita dorong, karena kita percaya masih ada minyak di reservoir-reservoir yang bisa diangkat dengan EOR," ujarnya.
Sugeng menambahkan, Komisi VII DPR juga mendorong KKKS melakukan pengeboran menggunakan teknologi unconventional drilling yang sudah dilakukan di berbagai negara lain. Unconventional drilling menurutnya perlu dilakukan karena teknologi itu diketahui mampu meningkatkan produksi minyak. "Ini yang menjadi catatan-catatan kita. Di samping itu, di KKKS tingkat reserve replacement ratio masih bagus rata-rata di atas 100%," ungkapnya.
(fjo)
Lihat Juga :