alexametrics

Rupiah Berakhir Membaik Saat Yen Terjebak Dekati Posisi Terendah 2019

loading...
Rupiah Berakhir Membaik Saat Yen Terjebak Dekati Posisi Terendah 2019
Nilai tukar rupiah terhadap USD pada akhir perdagangan, Senin (15/) ditutup menjaga tren positif sepanjang hari ini, mengiringi Yen Jepang yang terjebak mendekati posisi terendah. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada akhir perdagangan, Senin (15/4/2019) ditutup menjaga tren positif sepanjang hari ini, untuk menjadi sinyal perbaikan setelah sempat tertekan. Kebangkitan rupiah mengiringi Yen Jepang yang terjebak mendekati posisi terendah dalam 2019.

Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah hingga sesi akhir perdagangan menanjak naik menuju Rp14.055/USD dibandingkan penutupan akhir pekan kemarin Rp14.090/USD. Rupiah sepanjang perdagangan hari ini bergerak pada level Rp14.055 hingga Rp14.152/USD.

Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan pada zona hijau dengan perbaikan menjadi Rp14.067/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah balik menguat dari posisi perdagangan sebelumnya Rp14.153/USD.



Posisi rupiah menurut data Bloomberg terlihat juga membaik ke posisi Rp14.062/USD dibandingkan Jumat, kemarin yang bertengger di Rp14.120/USD. Rupiah di perdagangan hari ini bergerak pada kisaran level Rp14.062-Rp14.085/USD.

Sementara data SINDOnews bersumber dari Limas, juga menunjukkan pergerakan rupiah lebih baik saat menghadapi mata uang Negeri Paman Sam. Kurs rupiah pada penutupan perdagangan menguat dengan berada di level Rp14.095/USD usai kemarin jatuh menjadi Rp14.165/USD.

Di sisi lain seperti dilansir Reuters, Yen Jepang turun ke level terendah 2019 pada hari Senin dan franc Swiss mencapai level terlemah dalam hampir sebulan karena reli di pasar global membuat permintaan untuk mata uang dianggap sebagai safe havens.

Volatilitas pasar mata uang telah berkurang secara signifikan dalam beberapa pekan terakhir dan pergerakan kembali diredam, meskipun ada tanda-tanda bahwa optimisme atas kemajuan dalam negosiasi perdagangan AS dan China dan data ekonomi Tiongkok yang kuat mendorong investor ke mata uang berisiko.

Yen jatuh ke level 112,09 per dolar di perdagangan Asia, mendekati level rendah 2019 di posisi 112,135 sebelum sedikit pulih ketika sesi Eropa berlangsung. Sedangkan Franc Swiss juga melemah terhadap euro, mencapai 1,1340 franc. Mata uang Swiss telah menguat ke posisi tertinggi 2019 di 1,1164 franc pada akhir Maret tetapi sejak itu kehilangan 1,5%.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak