alexametrics

Wall Street Tergelincir di Tengah Kinerja Mengecewakan Perbankan

loading...
Wall Street Tergelincir di Tengah Kinerja Mengecewakan Perbankan
Wall Street kehilangan pegangan untuk kemudian tergelincir saat kinerja mengecewakan sektor keuangan menahan laju pendapatan perbankan. Foto/Ilustrasi
A+ A-
NEW YORK - Wall Street kehilangan pegangan untuk kemudian tergelincir pada perdagangan, Senin kemarin waktu setempat. Kinerja mengecewakan sektor keuangan menahan laju pendapatan perbankan untuk menekan antusiasme investor hingga akhirnya menyeret bursa Amerika Serikat (AS) lebih rendah.

Sementara semua tiga indeks utama saham di AS berangsur lebih rendah, indeks S&P 500 tetap dalam persentase rekor tertinggi. Setelah reli Januari-Maret yang menandai kinerja triwulanan terbaik pasar saham AS dalam hampir satu dekade, saham telah berada dalam pola Holding pada bulan April menjelang kuartal pertama musim pelaporan.

Saham Goldman Sachs anjlok sangat dalam mencapai 3,8% setelah pendapatan kuartal pertama bank investasi di bawah ekspektasi para analis. Sedangkan pendapatan Citigroup Inc dilaporkan lebih tinggi dari prediksi sebelumnya, namun saham berakhir menyusut sebesar 0,1%.



Dengan musim pelaporan kuartal pertama bergeser semakin kencang, analis melihat 2,1% perusahaan S&P 500 memposting penurunan keuntungan. Sementara perbaikan atas perkiraan baru-baru ini, masih akan menandai penurunan pendapatan tahunan pertama sejak 2016.

Bank of America Co, Morgan Stanley, Netflix Inc, Johnson & Johnson, Textron Inc, Honeywell International Inc, Schlumberger NV dan American Express Co adalah salah satu penghasilan yang diawasi secara ketat. Selain penghasilan, "kita masih harus waspada untuk geopolitik global seperti diskusi perdagangan AS-Cina," ujar Sam Stovall, kepala ahli strategi investasi CFRA Research di New York.

Sumber terdekat mengatakan, negosiator AS telah sedikit melunak terkait tuntutan mereka bahwa China mengecangkan subsidi industri sebagai syarat untuk transaksi perdagangan, menandai kemunduran dari tujuan inti AS.

Dow Jones Industrial Average turun 27,53 poin atau 0,1%, menjadi 26.384,77 untuk mengiringi pelemahan S&P 500 yang kehilangan 1,83 poin yang setara 0,06% ke level 2.905,58. Selanjutnya komposit NASDAQ jatuh hingga 8,15 poin atau 0,1% di posisi 7.976,01.

Dari 11 sektor utama di indeks S&P 500, enam di antaranya mengakhiri sesi dalam zona merah. Sektor keuangan menjadi beban terbesar secara persentase yang ditutup levih rendah 0,6%. Saham Waste Management Inc naik 2,4% menyusul pengumuman bakal membeli perusahaan saingan mereka.

Boeing Co meluncur 1,1% setelah Presiden AS Donald Trump tweeted bahwa produsen pesawat raksasa AS itu harus melakukab perbaika dan "merebrand" pesawat series 737 Max jet. Lyft Inc perpanjang tren pelemahan usai, jatuh 6,3%. Hailing platform, yang memiliki debut pasar pada bulan Maret, sekarang perdagangan sekitar 22% di bawah harga yang ditawarkan USD72.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak